Kertas Mati

Muin TV

Karena susah login, ini untuk komentar tulisan kemarin. Menurut catatan Konsulat Malaysia di Pekanbaru, setidaknya setiap tahun ada 500.000 orang Riau yang berobat ke Malaysia Tujuan favoritnya adalah ke RS. Malaka. Kalau 1 orang pasien menghabiskan RM 1.000 saja, sudah 500 juta Ringgit devisa masuk dari orang Riau untuk negara Pak Cik Saman. Padahal, kalau orang sakit yang berobat, pasti tidak sendiri, minimal 2 orang. Bayangkanlah sendiri, berapa banyak duit keluar ke sana. Lalu, kenapa orang Riau lebih memilih berobat ke Malaka? Jawabannya adalah: pertama, pelayanan. Begitu kita mendarat di Bandara Malaka, sudah ada mobil jemputan dari RS. Malaka. Kita naik gratis. Siapapun naik mobil itu, gratis. Walaupun kadang tujuannya bukan ke RS. Malaka, tetap boleh naik dan gratis. Jarak dari Bamdara Malaka ke RS. Malaka, itu kurang lebih seperti jarak dari Bandara Sukarno Hatta ke RSCM. Yang kedua, pelayanan dokter. Diagnosa dokter di Malaka lebih presisi, ketimbang dokter di Pekanbaru. Suatu hari, tetangga saya masuk rumah sakit swasta besar di Pekanbaru. Sudah 2 hari dokter gak tahu apa penyakitnya. Begitu dibawa ke Malaka, ternyata demam berdarah. Aduuh… gini aja dokter kita gak tahu. Aneh. Akhirnya, dia telpon dari Malaka untuk melakukan fogging rumah. Dan dokter di Malaysia kalau berbicara apa adanya. Kalau memang penyakitnya bisa disembuhkan, ya… dia bilang bisa. Kalau memang gak bisa, ya.. gak bisa. Gak dibilang, “ya… kami sedang usahakan, sabar ya pak.”

 

Agus Suryono

BIDEN DAN PUTIN DI ACARA G30 BALI BIDEN: Lho, anda jadinya datang mas Putin. PUTIN: Ya, iyalah. Kan udah janji ama mas Joko, waktu blio datang, nganter undangan. BIDEN: Terus bagaimana ini. Semua melihat kita. Semua sorot mengarah ke kita.. Anda apakah masih akan terus menyerang Ukraina..? PUTIN: Nanti kita salaman dan berpelukan saja. Semoga salaman dan pelukan kita, bisa menurunkan harga-harga. BIDEN: Lha soal Ukraina, anda masih akan menyerang..? PUTIN: Ah, itu kan di luar kendali saya. Jenderal saya bergerak atas ulah “lobby J” yang kita sama-sama tidak bisa kendalikan. Tapi sebenarnya, Anda bisa “minta kompensasi”. BIDEN: Ya udah, nanti sepulang dari Bali, saya kontak “lobby J”. PUTIN: Sebaiknya di tilp dari sekarang saja. Mumpung masih di Bali. Sebelum para anggota “lobby J” liburan akhir tahun.. BIDEN: Waduh, HP saya ketinggalan di kamar. Pinjam HP lu aja ya. Biar gak narik perhatian. Ini SIMCard Indonesia kan..

 

Otong Sutisna

Politikus kebaya merah….

 

Chei Samen

Udah bertandang di pulau Penyengat/ Melaju speed-boat ke Stulang Laut/ Nikmati keberkahan hari jumat/ Tenang-damai jangan ngebut. #Damai selalu Bang Thamrin.

 

Thamrin Daffan

Cobalah bertandang ke Pulau Penyengat / Kisah Gurindam Dua Belas ada disana / Telah tiba hari penuh berkah Jum’at / Mari ciptakan kedamaian suasana / Salamsalaman

 

Leong putu

Hari jumat hari keberkahan / Patutlah kita saling berbagi / Sungguh terhormat punya kawan seperti tuan tuan / Pribadi santun dan rendah hari / … Salam

 

Lukman bin Saleh

Tidak terbayang jika sistem politik seperti ini berlaku di negara kita. Di sana anggota dewannya rasional. Bisa berfikir dewasa. Meski tidak selamanya, tapi tidaklah terlalu kekanak2an. Kalau di sini anggota dewan punya powerfull seperti di sana. Kacau sudah jadinya. Pemerintah tidak bisa berbuat apa2. Mau baik mau tidak kebijakan pemerintah. Asal bukan golongan kita, hajar. Tapi kalau golongan kita, dukung doong. Di sini sepertinya akan lebih baik fungsi kontrol dewan itu diganti netizen…

 

Otong Sutisna

Cita – cita hayang jadi dokter/kajeun ngodok nu kotor – kotor/soalnya te Aya Dokter NU hirupna sangsara/teu jiga dukun NU di lembur…

 

Rihlatul Ulfa

Tahapan menjadi dokter. 4 tahun dengan gelar S.Ked. 2 tahun untuk ujian profesi agar dapat gelar “dr” ujian profesi ini juga biasa disebut co-ass (co assisten). 1 tahun mengikuti program internship. (ppds) program pendidikan dokter spesialis selama 4 tahun. dokter umum yg melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis akan disebut ‘residen’. itu belum termasuk proses magang, belajar, nyari rekom, nyari uang untuk biaya spesialis. jadi total 15-16 tahun. saat pendidikan mereka tidak diperbolehkan bekerja, berapa banyak pengeluaran dan tidak ada sama sekali pemasukan selama itu. contoh besaran biaya untuk spesialis penyakit dalam, untuk besaran biaya spesialis di UI (reguler) yaitu 16.000.000 dan untuk biaya spesialis UGM 17.000.000. dengan spp di UI 7.500.000. mahasiswa kedokteran ‘tidak boleh sakit’ atau bahkan ‘tidak diizinkan sakit’

 

Johannes Kitono

Presiden Joe Biden yang sudah berkuasa 2 tahun “sudah dihukum” oleh penyokong dari Partai Republik. Padahal siapapun Presiden USA saat ini, baik Demokrat maupun Republik pasti akan menghadapi masalah kenaikan harga pangan dan energy. Akibat Rusia berperang dengan Ukraina. Tapi syukur Joe Biden masih bisa dan mau hadiri G 20 di Bali. The show must go on. Presiden Jokowi yang sudah menjabat 2 kali dan reputasi baiknya diakui dunia. Masih ada juga ribuan pendemo Partai Nasi Bungkus mau menurunkannya. Alam semesta marah, demonya sempat diterpa hujan dekat Patung Kuda. Nah yang hebat Presiden Xi Jinping. Mau menjabat ketiga kali atau mungkin keempat kali. Asal masih sehat dan berprestasi pasti bisa diterima secara aklamasi. Mungkin hanya ada sedikit coretan protes di Toilet umum saja. Semoga hadirnya Presiden Joe Biden kali ini di G 20 Bali, bisa mendapat ” ilmu ” dari Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping. Bagaimana caranya menjadi seorang Presiden yang pantas dicintai dan disegani rakyatnya.

 

Alon Masz Eh

Saya cuman pernah ke warung aslinya bebek goreng. Ini riya’ ga yah? Kalo riya’ tolong tulisan saya dihapus mimin… Biar kosong. Yang penting catatannya si mbah ga kosong. Repot kalo si mbah merajuk

 

Chei Samen

Lawan riya’. Saya itu punya 5 kereta. Kereta dorong! Cuma 1 yang masih elok!

 

Otong Sutisna

Tadi antrian pertalite lumayan panjang, lihat di Pertamax sedikit, tapi takut di bilang riya….saya milih tetap antri pertalite

 

yea aina

Saya pernah sakit batuk berdahak. Bisa sembuh, setelah rutin minum jamu kunir asem. Ups…. kalau koment ini dilanjutkan kira-kira terkena pasal riya’ gak ya? Padahal dahaknya eh…. batuknya sudah sembuh.

 

Leong putu

Saya punya itri yang cantik dan manis… Kira¬≤ riya’ juga gak ya ? Kalau riya’ tolong hapus juga komen saya ini min….

 

yea aina

Sekilas riwayat politisi JD Vance. Pernah aktif di militer, berganti profesi jadi venture capitalist (mesti banyak tabungannya kwkwkw) sekaligus menekuni dunia menulis. Lewat buku best sellernya, JD Vance sukses terpilih anggota senat AS. Modanya: membuat bangga pendukung sebudaya dengannya. JD Vance sedang memainkan politik identitas. Identitas budaya Appalachia. Untunglah JD Vance di AS Sono, kalau di negeri lain keburu dicaci-maki sebelum terpilih he he he.

 

Sama Konomaharu

Ketika pengumpulan dana pertama setahu saya perusahaan James David hanya memiliki $93M per 9 Januari 2020. Lha kok tiba-tiba per 11 Maret 2021, dan 14 Juli 2021. Sudah setoran lagi $112M.

 


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *