Dorongan Pemerintah Terkait Kendaraan Listrik Baru Sebatas Kebijakan

Selama ini, di daerah SPKLU belum tersebar bahkan tidak ada. Untuk itu, pemerintah harus melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Selain itu, doromngan dan dukungan pemerintah sangat penting. Contohnya dengan memberikan kebijakan insentif.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bidang Percepatan Pengembangan Industri sektor ESDM Agus Tjahajana Wirakusumah menuturskan, Jika berkaca pada negara China, pengembangan kendaraan listri di negara tirai bambu itu boleh dibilang sebagai pionirnya.

China merupakan negara dengan populasi mobil listrik terbanyak mencapai 60-70 persen dan menempati posisi pertama dalam urusan pengembangan mobil listrik.

Dalam pengembangannya, di China bukan diproduksi oleh pabrikan besar. Namun, dikembangkan oleh perusahaan star up yang baru berkembang.

‘’Selain China, pengembangan kendaraan listrik juga banyak digunakan oleh negara-negara eropa,’’ujar Agus.

Sedangkan untuk Indonesia, sebetulnya sudah jauh tertinggal. Bahkan, mobil listrik yang mengaspal di Indonesia tidak kurang lebih dari 1.000 unit.

Namun demikian, pemerintah terus mendorong untuk penggunaan kendaraan ini dengan memberikan berbagai kemudahan.

‘’Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan insentif untuk tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen dan Insentif PPnBM, bahkan pabrikan mobil asal korea seperti Hyundai sudah membangun pabrik di Indonesia,’’ pungkas Agus. (yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *