Suntikan Bantuan Dampak Inflasi Melalui Padat Karya untuk Masyarakat, Driver Ojol: Ribet

Suntikan Bantuan Dampak Inflasi Melalui Padat Karya untuk Masyarakat, Driver Ojol: Ribet
Driver ojek online tengah mengantre saat hendak membeli BBM jenis pertalite di SPBU wilayah Kota Bandung. (Foto: Deni Armansyah/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Maka, nantinya masyarakat yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan ditarik untuk membantu pekerjaan OPD terkait, kemudian mendapat bayaran sebagai bentuk bantuan sosial dampak inflasi.

“Enggak efektif, lagian kita memang butuh tapi bukan berarti kita enggak ada kerjaan. Kalau diharuskan kerja dulu begitu, gimana kerjaan kita?” tanya Riyan.

Dia menuturkan, dampak kenaikan BBM sangat terasa sebab beberapa komoditas turut mengalami perubahan harga.

Baca Juga:Persib Targetkan Kemenangan, Luis Milla: Tiga Poin untuk BobotohHengky Kurniawan Membuka secara Resmi Pelatihan Petani dan Peternak Zilenial

“Dapet orderan satu misalkan, ongkosnya contoh Rp10 ribu, karena jemput di dalem resto atau mall jadi harus bayar parkir Rp2 ribu. Beli bensin enggak cukup dong,” tuturnya.

Riyan meminta, supaya pemerintah dapat melakukan pendataan ulang bagi penerima bantuan, kemudian lakukan pengecekan lapangan dan membentuk tim penyaluran bansos, agar pendistribusiannya lancar serta tepat sasaran.

“Intinya harga BBM ini sangat menekan rakyat, saya harap bisa diturunkan lagi harga BBM,” pungkasnya.*** (Bas)

0 Komentar