LBH Alvin

 

bagus aryo sutikno

Hampir jam 2 siang, buka Disway. Berharap sesuatu. Ealah, error 521 dah fix. Apeng mau pulang, saya percaya. Namun saya lebih percaya lagi analisa bang Mirza, kalau admin Disway itu cuma anak2 SMK yg sedang PKL. Beruntunglah mereka itu, ndak sadar kalau dirinya ditunggui Kejaksaan Agung negeri Hastina pura. NELDEKA..!!

 

Jokosp Sp

Anak SMK dibiarne sakkarepe. Mangsude ben iso mandiri, berkembang, berkreasi sekemampuannya tanpa campur tangan. Tapi namanya anak, eh susah dikasih tahu kalau salah. Pokoke ngeyel wae. Menut saya kok gag begitu membesarkan sebuah portal ( perusahaan ). Ketika sudah berdiri, tetep harus selalu dikontrol dalam perjalanannya. Perusahaan mau diarahkan ke mana, tetep ada poin – poin yang tertulis dan diketahui oleh sang boss. Sampai saat ini saya melihat ya terbentuk ini portal, namun ya kayak portal – portal lain. Main Copy paste berita. Semakin tidak ada investigasi berita. Mana yang disebut wartawan ? Tidak ada, cuman sekelas editor dan admin copy paste.

 

Budi Utomo

Dulu Disway pekan lalu saya berkomentar juga agar apeng segera pulang dan sekalian ajak sri yang minggat untuk pulang. Ternyata Disway hari ini yang akan pulang apeng dan shinta, atau mungkin sri sudah ganti nama shinta ya ?

 

yea aina

Sulitnya menuliskan dua topik yang tak berkaitan secara langsung, tetapi agak “maksa” Abah tetap mengaitkannya. Maka muncullah kalimat : saya orang Magetan. Artinya Abah, bukan orang Blora yang punya 5 JendPol aktif, bukan pula orang Sumut, asal daerah Apeng dan Juniver Girsang. Bahkan tulisan Shinta pulang, bercerita tentang bisnis awal Apeng di jalan Blora. Alurnya bukan seperti biasa tulisan Abah sih…. hi hi

thamrindahlan

Saya gembira ria dapat info dari Pak Johan sesama penulis kompasiana bahwa disway telah pulih. Tadi pagi berulang ulang dijawab errorr oleh mesin pencari. Syukurlah syukur tidak terjadi kerusakan serius dengan mengeyampingkan syak wasangka bahwa disway.id portal merah putih sejati. Perihal Om Apeng tak perlu kuatirr benar. Hitungan kerugian 70 an T itu bisa jadi tidak sebesar itu. Dan lagi bukan dana Apbn yang di grogoti. Sesama orang medan pengacara kondang Girsang bolehlah di andalkan. Saran awak sering sering mendengarkan lagu ” Pulang lah Uda:” lagu minang di nyanyikan Yudika anak Medan begitu menggetar kan… Salamsalaman.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan