Pemkot Anggarkan 240 M untuk Tunjang Universal Health Coverage

Editor:

JabarEkspres.com, BANDUNG – Untuk menunjang universal health coverage (UHC), Pemerintah Kota Bandung menganggarkan Rp240 miliar per tahun, atau setara dengan 20 miliar per bulan. Dengan UHC, masyarakat Kota Bandung akan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan mendapatkan hak jaminan kesehatan.

“Syaratnya ada di Perwal, di UHC itu memang ada di Perwal 157 tahun 2018 diperbarui menjadi Perwal 2019 no 308. Dengan ketentuan memiliki identitas Kota Bandung KTP atau KK lebih dari satu tahun,” ujar Direktur RSUD Bandung , Taat Tagore di Taman Sejarah Kota Bandung, Rabu (20/7).

“Lalu, untuk bayi yang berusia lebih dari 1 bulan harus sudah masuk kartu keluarga (KK). Tidak ada anggota keluarga yang terdaftar menjadi peserta BPJS aktif,” sambungnya.

Ia menambahkan, setiap rumah sakit pemerintah wajib melayani pasien yang memiliki BPJS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).  Sehingga, setiap masyarakat Kota Bandung bisa berobat melalui UHC selama memenuhi persyaratan sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.