PMK Jelang Idul Adha, DKPP: Tidak Pengaruhi Harga Jual Hewan Kurban

SUMEDANG – Mendekati Hari Raya Idul Adha,Penjualan hewan kurban di tengah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak alami perubahan signifikan. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana.

Dia berujar, harga jual hewan ternak di wilayah Jawa Barat, baik sapi maupun kambing, masih tergolong normal sesuai standar.

“Kalau sisi penjualan (hewan kurban) sama, sebetulnya harga tidak terlalu naik, juga tidak terlalu turun. Sesuai standar perhitungan (peternak),” kata Arifin saat ditemui di Tanjungsari, Sumedang.

Terkait ancaman PMK jelang Hari Raya Idul Adha, Arifin menjelaskan, Pemprov Jabar telah mengerahkan tim pemeriksa hewan kurban.

“Itu sepekan ke belakang, di Gedung Sate. Kita sudah luncurkan dan sudah ada hasil-hasil pemeriksaan dari teman-teman di kabupaten-kota dan provinsi yang turun (ke lapangan),” ujarnya.

Arifin melanjutkan, untuk sementara ini tidak ada keluhan atau permasalahan yang timbul dari para peternak sapi serta kambing di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Tidak ada yang menyebut kekurangan, masalah terkait dengan ketersediaan (hewan kurban). Kemudian termasuk juga kesehatan (hewan kurban),” ucap Arifin.

Dikatakannya, tim pemeriksa kesehatan ternak yang dikerahkan Pemprov Jabar mengklaim, para pedagang serta peternak hewan kurban dalam penerapannya cukup aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.