oleh

Naik Motor Dilarang Pakai Sandal Jepit oleh Polri, Ternyata Bisa Cegah 3 Resiko

Jabarekspres.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau pengendara agar saat naik motor dilarang pakai sandal jepit.

Bukan tanpa alasan naik motor dilarang pakai sandal jepit sesuai anjuran Polri. Pasalnya, ada beberapa resiko yang bisa didapat jika mengabaikan hal tersebut.

Namun tidak terkait tindakan yang akan diberikan jajaran Polri. Ini mengenai resiko yang akan diraskan pengendara seandainya tetap memakai sandal jepit saat berkendara.

Lantas apa saja resikonya? Dihimpun Jabarekspres.com dari berbagai sumberterdapat tiga resiko kenapa naik motor dilarang pakai sandal jepit.

Sebagaimana diketahui, ada kalanya pengendara motor membawa sandal jepit sebagai jaga-jaga kalau hujan di jalan. Jadi, sepatu bisa disimpan dan berganti dengan sandal.

Memang dengan cara ini, sepatu kesayangan bisa terlindung dari cipratan air maupun lumpur.

Namun sayangnya, harus berhadapan dengan resiko di bawah ini ketika memilih untuk memakai sandal sebagai alas kaki waktu naik motor.

1. Resiko Luka Bakar

Tanpa terlindungi oleh sepatu, kaki berisiko mengalami luka bakar akibat tak sengaja menyentuh knalpot maupun blok mesin yang panas. Apalagi jika Anda mengendarai motor sport.

2. Resiko Tergores

Kaki pun berisiko mengalami luka gores jika Anda hanya mengenakan sandal dan bukannya sepatu ketika naik motor.

Goresan ini bisa muncul akibat terkena kerikil ‘terbang’, maupun benda-benda tajam yang ada di jalanan. Misalnya saja ranting tanaman, maupun bagian kasar dari trotoar.

3. Resiko Cedera

Selain potensi luka bakar dan tergores, ada risiko cedera yang harus dihadapi jika tidak mengenakan sepatu waktu naik motor.

Cedera tersebut dapat muncul apabila kaki Anda tersenggol kendaraan-kendaraan lain di sekitar.

Selain itu, apabila terjatuh puh, risiko cedera menjadi lebih besar karena kaki tidak terlindung seperti halnya jika mengenakan sepatu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.