oleh

Omicron BA.4 dan BA.5 Masuk ke Indonesia, Picu Lonjakan Covid-19?

Jabarekspres.com – Kasus mutasi SARS-CoV-2 varian Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia.

Terdeteksinya varian Omicron BA.4 dan BA.5 diakui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yakni 4 kasus ada di Bali. Varian ini telah dinyatakan sebagai variant of concern (VOC) di Eropa dan UK.

“Varian ini berpotensi membuat lonjakan kasus di Indonesia karena diketahui lebih mampu menghindar dari kekebalan tubuh yang muncul akibat vaksinasi dan infeksi alami, sehingga memfasilitasi varian ini untuk menginfeksi seseorang,” @dkijakarta menginfokan melalui akun Instagramnya yang terverifikasi.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Prediksi Puncak Kasus Sub Varian Omicron di Jabar Pada Juli Mendatang

Informasi demikian, tulisnya, diperoleh dari dokter Adam Prabata yang menyebutkan bahwa barian omicron BA.4 dan BA.5 lebih mudah menginfeksi, terutama pada orang yang belum divaksinasi.

“Potensi memunculkan lonjakan kasus Covid-19,” kata dokter Adam Prabata.

Varian ini juga masih dapat dideteksi oleh PCR dan antigen. Selain itu, antibodi pada orang yang telah divaksinasi dapat melawan varian ini.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut, 4 kasus mutasi SARS-CoV-2 varian Omicron, yaitu subvarian BA.4 dan BA.5 telah teridentifikasi di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.