Perbaikan TPT Pasca Longsor Nagreg Hasil Swadaya Warga Bukan Dilakukan Pemerintah

Gotong royong Ormas Pekat bersama warga Kampung Pasirhuut, Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung perbaiki kerusakan pasca longsor. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Gotong royong Ormas Pekat bersama warga Kampung Pasirhuut, Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung perbaiki kerusakan pasca longsor. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Asep berharap, agar pihak pemerintah dapat menyikapi lebih bijak dan serius ketika dilanda musibah hingga memakan korban serta menimbulkan kerugian.

“Harus cepat, karena kalau diupayakan benar-benar pasti bisa segera terlaksana. Buktinya setelah audensi kemarin Minggu (29 Mei 2022), besoknya (30 Mei 2022) langsung rumah-rumah korban diperbaiki,” ucap Asep.

“Hilangkan pikiran negatif, kita Ormas juga niatnya membantu, mendukung pemerintah dan merangkul masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga:Kenali Bedanya Orang Toxic Productivity dengan ProduktifGelandang Persib Marc Klok Menyampaikan Terima Kasih atas Dukungan terhadap Timnas Indonesia

Sebelumnya pihak Desa Bojong melalui Kasi Kesejahteraan (Kesra), Asep Turnia mengklaim perhatian terhadap para korban longsor sudah diupayakan secara maksimal.

“Sekarang sudah mulai dibangun, tinggal dibereskan. Perbaikan TPT sudah, tinggal membereskan rumah (yang rusak akibat longsor),” pungkas Turnia.

Diketahui, Tembok Penahan Tebing (TPT) di Kampung Pasirhuut, RT02 RW08, Desa Bojong sepanjang 10 meter dengan ketinggian 7 meter ambruk menimpa 3 rumah warga dan memakan 1 korban meninggal dunia pada 13 Mei 2022. (mg5)

0 Komentar