Cerita Mantan Anggota Tentang Kisah, Pesan dan Pemaknaan Negara Islam Indonesia

Saat deklarasi anggota Negara Islam Indonesia (NII) yang kembali memeluk NKRI di Aula Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
Saat deklarasi anggota Negara Islam Indonesia (NII) yang kembali memeluk NKRI di Aula Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Saya harap juga bagi pemerintah supaya merangkul, menerima lagi jika ada anggota NII yang kembali kepada NKRI. Berikan mereka perlindungan supaya mereka bisa kembali bermasyarakat dan menunaikan kewajiban dalam bernegara. Begitu juga untuk masyarakat (NKRI) jika ada anggota NII yang sudah tidak aktif dan telah kembali ke NKRI agar diterima dan jangan dikucilkan,” tutupnya.

Sementara itu di lokasi berbeda, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bandung, Adjat Sudrajat mengklaim sampai saat ini tercatat sebanyak 3.000 orang masih terpapar dan aktif dalam Negara Islam Indonesia.

“Kami ketahui hampir ada 3.000 orang lebih masih aktif di NII. Begitu banyak di (wilayah) Kabupaten Bandung,” kata Adjat saat ditemui Jabar Ekspres.

Baca Juga:Ridwan Kamil Dibantu Komunitas Masyarakat Bern Cari ErilHarga ayam tembus Rp55 Ribu Perkilo, Pedagang Keluhkan Omzet Turun Karena Pembeli Berkurang

Dia menjelaskan, walaupun diketahui sekiranya sebanyak 3.000 orang masih terpapar ideologi sesat dan aktif menjalankan misi NII, pihak Bakesbangpol hanya bisa melakukan pemantauan.

“Kesbangpol itu sebenarnya hanya monitor, pendataan, dan sebetulnya data sudah lengkap di Kesbangpol. Dari lurahnya, camatnya, maupun bupatinya di NII, siapa-siapanya sudah tahu persis,” ucap Adjat.

Adapun sebanyak 3.000 anggota NII yang dinilai masih aktif di wilayah Kabupaten Bandung itu baru dalam catatan Bakesbangpol, sebab jika dari perkataan Dede dan Iwan, pergerakan NII dilakukan secara underground alias tak terlihat atau di bawah tanah.

Beberapa kecamatan yang menjadi sorotan pihak Bakesbangpol, dijelaskan Adjat tergolong menjadi basis NII, sedikitnya ada 8 kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung.

“Ada delapan kecamatan yang tersebar di kabupaten yang menjadi basis dari NII. Kecamatan Cileunyi, Paseh, Cikancung, Nagreg, Majalaya, Solokanjeruk, Cangkuang dan Pameungpeuk” tutup Adjat.

Bergeraknya NII dalam kedaulatan NKRI perlu menjadi perhatian semua elemen masyarakat, pasalnya jangan sampai ada negara di dalam negara hingga merugikan berbagai pihak namun menguntungkan pihak tertentu.

0 Komentar