oleh

Keluarga Ridwan Kamil Konsultasi ke Dua Ulama Ini Demi Keselamatan Eril

JAKARTA – Hingga hari keenam pencarian Emmeril Khan Mumtadz atau Eril, keluarga Ridwan Kamil memilih berkonsultasi dengan Ketua MUI KH Rahmat Syafei dan Ustad Adi Hidayat (UAH).

Terkait keberadaan Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang masih hilang di Sungai Aare, Swiss, keluarga dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mulai melakukan konsultasi dengan sejumlah ulama di Indonesia.

Elpi Nazmuzzaman, adik Ridwan Kamil menyebutkan, pihak keluarga sudah mengikhlaskan segala kemungkinan yang terjadi pada Eril.

“Keluarga telah mulai berkonsultasi dengan ulama, di antaranya Ketua MUI KH Rahmat Syafei dan Ustad Adi Hidayat, kemungkinan penanganan Eril selaku muslim, apabila dinyatakan resmi sebagai orang yang syahid akhirat,” ujar Elpi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (31/5).

Baca Juga:  Pembangunan Tol Getaci Segera Dimulai, Ridwan Kamil Harap Bisa Bangkitkan Ekonomi Jalur Selatan

Sementara itu, dalam keterangan audio yang dirilis Elpi dari pihak keluarga di Swiss, Ridwan Kamil dan istri Atalia Praratya sangat tawakkal dan berserah diri kepada Allah SWT sejak awal insiden hilangnya Eril di Sungai Aare, Bern, Swiss, Kamis (26/5) lalu.

Momen Haru Ridwan Kamil Bertemu dengan Warga Bern Swiss Penyelamat Zahra Adik Eril

“Bapak Ridwan Kamil dan Ibu Atalia sampaikan persiapan-persiapan terkait apa-apa saja yang harus dilaksanakan,” ucapnya.

Baca Juga:  Sepekan Pencarian, Eril Belum Ditemukan, Ini Penjelasan Kemenlu

Sementara itu, Walikota Bern Alec Van Graffenried menyampaikan simpati secara langsung kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri Atalia Praratya atas hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare, Swiss.

Turut hadir dalam pertemuan Senin (30/5) itu, Duta Besar Muliaman Hadad.

Graffenried menyampaikan dukungannya dalam upaya pencarian Eril, sapaan Emmeril Khan Mumtadz.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar