Jabarekspres.com- Apakah Anda merupakan orang yang suka berfikir berlibihan (overthinking)? Jika iya maka Anda harus mengenal filosofi hukum Law of attraction. Apa itu law of attraction? Berikut penjelasannya.
Istilah Law of attraction merupakan sebuah konsep yang menyebutkan bahwa jika seseorang berfikir secara positif maka akan berdampak positif juga bagi kehidupan.Sebaliknya, jika seseorang berfikiran negatif akan sesuatu maka akan berdampak negatif bagi kehidupan.Namun, istilah ini hanya baru sebuah konsep atau gagasan belum teruji secara ilmiah.
Dari definisi yang dipaparkan di atas, hukum ketertarikan ini berarti bahwa pikiran merupakan energi yang dapat menarik hal-hal yang ada di sekitar.
Baca Juga:Bintang Emon Jadi Trending Topik Setelah Tampil di Somasi, Ini Tanggapan KomikaDrama Korea Save Me, Link Nonton dan Sinopsisnya
Aspek yang terxcakup didalamnya mulai dari kesehatan, hubungan, dan juga finansial. Namun, bukti ilmiah yang mendukung hal ini masih sangat terbatas.
Terdapat beberapa prinsip universal yang mendasari law of attraction ini yakni:
Kemiripan saling tarik menarik
Hukum ini menyebutkan bahwa hal yang sama akan saling tertarik satu sama lain. Contohnya Ketika seseorang cenderung berpikir negatif, maka pengalaman negatif juga akan mendekat.
Di sisi lain, pemikiran positif akan mendekatkan dengan hal yang diinginkan.
Kehidupan dan pikiran yang terisi
Ada juga prinsip nature abhors a vacuum yang berarti pikiran dan hidup akan selalu terisi. Tinggal bagaimana seseorang mengisinya, apakah dengan hal positif atau negatif.
Sangat ditekankan pentingnya mengisinya dengan hal-hal positif.
Masa kini selalu sempurna
Hukum ini juga fokus pada ide bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki masa kini.
Artinya , meskipum ada yang salah dari masa kini, hukum ini menyarankan untuk memusatkan energi pada bagaimana cara menyempurnakan momen yang tengah dijalani.
Bagaimana cara melakukannya?
Seseorang dapat menciptakan realitanya sendiri fokus pikiran Anda, pikiran positif itulah yang akan menjadi nyata.Meskipun hal ini belum teruji secara ilmiah, tetapi ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan caranya adalah:
Selalu bersyukur
Buat mood board untuk membantu mensyukuri hal-hal kecil yang mungkin sering lupa diperhatikan.
