Membaca Artbook, Membaca Seniman: Dari Catatan Hutang sampai Pergulatan Gagasan

MEMBACA: Puluhan 'kitab perjalanan' seorang seniman dipamerkan dalam Bandung Artist's Book Exhibition di Thee Huis Gallery, Kota Bandung pada 20 - 30 Mei 2020. (Deni Armansyah/Jabar Eskpres)
MEMBACA: Puluhan 'kitab perjalanan' seorang seniman dipamerkan dalam Bandung Artist's Book Exhibition di Thee Huis Gallery, Kota Bandung pada 20 - 30 Mei 2020. (Deni Armansyah/Jabar Eskpres)
0 Komentar

Trio mengaku, selain membicarakan ruang pribadi seniman. Pameran ini pun menawarkan persoalan seni lainnnya. Bahwa semua orang memiliki daya untuk memiliki dan menciptakan.

Jurnal atau catatan, kata Trio, merupakan hal biasa. Lantaran semua orang hakikatnya memang sering mencatat, baik soal masalah personal maupun beragam peristiwa berkesan.

“Dan kita semua pada dasarnya punya kemampuan untuk menawarkan gagasan. Nah, (bagi seniman) untuk momen menunjukkannya, jadilah pameran ini,” jelasnya.

Baca Juga:Cara Mencegah Seseorang Bunuh Diri, Lakukanlah Ini!Mesut Ozil Tiba di Jakarta, Cicipi Rendang Hingga Gado-gado

“(Tentunya) selain membongkar dapur (proses berkarya), (memamerkan) hutang-hutang, curhat-curhat cinta dan segala macam,” tandasnya tergelak.

0 Komentar