Sopir Bus Kecelakaan Maut Ciamis Kabur dari Rumah Sakit

Penyebab Kecelakaan Maut di Ciamis Terungkap, Bukan Karena Rem Blong
Sopir bus yang mengalami kecelakaan maut di tanjakan Panjalu Ciamis, SAbtu (21/5) Kabur dari rumah sakit.
0 Komentar

JABAREKSPRES.COM – Sopir bus pariwisata yang membawa rombongan wisata ziarah dari Banten, yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Payungsari Dusun Pari Desa Payungsari Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis, Sabtu (21/5) petang, dikabarkan kabur dari Rumah Sakit.

Paska kecelakaan yang terjadi, Sopir bus sempat dibawa ke Puskesmas Panjalu untuk mendapatkan penanganan medis, namun karena kondisinya parah sopir tersebut dirujuk ke RSUD Ciamis. Namun, setelah ditelusuri sopir menghilang dan tidak diketahui keberadaannya.

Kasat Lalu Lintas Polres Ciamis AKP Zainul Arifin mengatakan, pihaknya mencari sopir bus maut pada kecelakaan di Panumbangan.

“Sampai saat ini belum ditemukan,” katanya, Minggu (22/5).

“Di (RSUD) Ciamis, setelah kami telusuri tidak ada,” imbuhnya.

Baca Juga:Kabar Penolakan UAS di Madura Hoaks, Nyatanya Tablig Akbar Di Pesantren Al-Amin Dihadiri Ribuan JamaahBiaya Penanganan Sampah di Cimahi Tak Ideal, Ngatiyana Minta Ada Penyesuaian Anggaran Minimal 3% dari APBD

Meski demikian, dia mengatakan kernet bus maut tersebut sudah diamankan. Kernet itu saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dan pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian masih belum dapat memastikan penyebab kecelakaan yang menewaskan empat orang, dan belasan orang luka-luka.

Pihaknya juga belum menetapkan seorang tersangka dalam kejadian itu.

“Kami akan ungkap secepatnya setelah kami kumpulkan data-data dan bukti yang cukup,” katanya dikutip dari Fin.co.id.

Bus pariwisata mengalami kecelakaan di lokasi kejadian saat melaju tidak terkendali kemudian menabrak kendaraan mini bus dan sepeda motor, lalu berhenti setelah menabrak rumah warga di pinggir jalan.

Hasil pendataan Tim Dokkes Polres Ciamis, peristiwa itu menyebabkan empat orang meninggal dunia, kemudian 16 orang mengalami luka ringan dan sedang. (rt/rit)

 

0 Komentar