Pansus XII Sinergikan Raperda Pemajuan Kebudayaan dengan Program Kementerian Kebudayaan

Pansus XII Sinergikan Raperda Pemajuan Kebudayaan dengan Program Kementerian Kebudayaan
Ilustrasi Kirab Mahkota Binokasih. (dok Humas Pemprov)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pansus XII tengah mematangkan Raperda Pemajuan Kebudayaan, salah satunya dengan berkonsultasi dengan Kementerian Kebudayaan.

Rombongan pansus datang langsung ke Kementerian Kamis (30/4) lalu termasuk bersama Ketua DPRD Buky Wibawa dan diterima langsung oleh Menbud Fadli Zon.

Menurut Buky, konsultasi itu bagian dari penyelarasan antara Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dengan Raperda Prakarsa DPRD tentang Pemajuan Kebudayaan di Jawa Barat.

Baca Juga:Pasundan Muay Thai Championship 2026 Resmi Digelar, Petarung Cilik hingga Kelas Elit Beradu NyaliSeorang Wanita Tewas Tertimpa Tembok Roboh Saat Berteduh dari Angin Kencang di Cibinong Bogor

Sinkronisasi regulasi tersebut penting agar arah kebijakan daerah sejalan dengan kebijakan nasional.

Sehingga pelaksanaan program pemajuan kebudayaan di Jawa Barat dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

“Jadi pembangunan Kebudayaan itu tidak lepas dari arah nasional juga, ” cetusnya, Sabtu (2/4).

Buky melanjutkan, Pansus XII juga mengharapkan dukungan dari Kementerian Kebudayaan dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap sektor kebudayaan secara merata, khususnya di seluruh wilayah Jawa Barat.

Diketahui Jawa Barat memiliki kekayaan warisan budaya yang sangat besar. Karena itu perlu adanya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ini semangatnya pelestarian juga agar potensi budaya dapat terus dilestarikan sekaligus dikembangkan,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Pansus XII DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahab Sihabudin menegaskan, sektor kebudayaan harus menjadi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya di Jawa Barat.

Baca Juga:Tragis! Pemotor Tewas Usai Tertimpa Pohon Palem di Jalan Tegar Beriman CibinongIrigasi Ciramajaya Tak Berfungsi, Wabup Tasikmalaya Janji Perjuangkan Revitalisasi 

Pihaknya ingin memastikan kebudayaan mendapatkan perhatian serius, termasuk melalui dukungan dan intervensi kebijakan dari pemerintah pusat.

Di sisi lain, Jawa Barat punya potensi besar soal budaya mulai dari pertunjukan, kuliner hingga musik tradisional.

Terbaru misalnya, Gubernur Dedi Mulyadi juga cukup mendukung soal seni budaya. Misalnya dengan menggelar karnaval Mahkota Binokasih ke level antar daerah. Serta menetapkan Hari Tatar Sunda setiap 18 Mei. (son)

0 Komentar