oleh

Sambangi Keluarga Pasien Kanker yang Meninggal di RSHS, Pemkot Bandung Ingatkan Seluruh Faskes Tidak Beda-bedakan Pasien

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengaku akan terus megingatan seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes) terutama Rumah Sakit dan Puskesmas untuk tidak membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya peserta BPJS.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan hal tersebut terkait adanya warga Kota Bandung yang merupakan pasien pengidap kanker stadium 4 meninggal diduga akibat kelalaian dari petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

“Kami tentunya dari Pemerintah Kota akan berupaya mengingatkan seluruh faskes (Fasilitas Kesehatan) baik Rumah Sakit maupun Puskemas untuk bisa memberikan pelayanan yang baik kepada siapapun tanpa membeda-bedakan status dan Fasilitas seperti penggunaan BPJS atau fasilitas kesehatan lainnya yang dimiliki oleh orang yang akan menerima pelayanan kesehatan,” ujarnya saat mengunjungi kediaman Pasien pengidap kanker yang meninggal di RSHS Bandung, Sabtu (21/5).

Baca Juga:  Cegah Kasus Kecelakaan Supporter, Pemkot Bandung Akan Evaluasi Keamanan Stadion GBLA

Yana menjelaskan, bahwa kunjungannya ke kediaman keluarga pasien tersebut bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah dalam kejadian tersebut, namun untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya terjadi.

Yana mengaku hingga saat ini dirinya belum mendapat laporan yang pasti dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terkait kejadian tersebut.

“Jadi kami datang ke sini bukan untuk mencari siapa yang benar atau yang salah, karena tentunya jujur kami belum mendapatkan laporan dari Kadinkes yang sudah berusaha memediasi dan memfasilitasi ketemu dengan pihak Rumah sakit,” katanya

“Tapi sekali lagi ini adalah bentuk simpatik kami, dan mudah-mudahan ini jadi pelajaran bagi siapapun, bagi pemberi pelayanan bagi kita yang akan mendapatkan pelayanan, dan mudah-mudahan ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua, dan ini menjadi yang pertama dan terakhir yang terjadi di Kota Bandung,” imbuhnya

Baca Juga:  Takziah ke Kediaman Bobotoh yang Meninggal, Wali Kota Bandung Berpesan Ini

Sementara itu, menurut suami pasien tersebut, Arif Susanto (36) mengungkapkan bahwa adanya kasus yang menimpa istri tercintanya ini, pihak Rumah Sakit yakni RSHS Bandung untuk segera meminta maaf

“Kalau saya sih Kepada pihak Rumah Sakit (RSHS Bandung) itu cuman satu, saya hanya minta pihak Rumah Sakit atau yang bersangkutan yang ada di lokasi untuk datang kerumah minta maaf sama ibu almarhumah, sama saya, anak-anak. Tapi yang paling penting itu datang ke makam minta maaf,” ungkapnya

Namun ketika disinggung apakah pihak RSHS Bandung sudah datang menemui keluarganya, Arif menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada sama sekali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.