Satukan Dua Lembaga Perguruan Tinggi, Bandung University Bertekad Cerdaskan Anak Bangsa

Ketua Pembina Yayasan Bina Administrasi, Prof. Obsatar Sinaga. (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
Ketua Pembina Yayasan Bina Administrasi, Prof. Obsatar Sinaga. (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
0 Komentar

BANDUNG – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) dan Akademi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (Apikes) Bandung melakukan merger atau penggabungan dua Universitas hingga menjadi Bandung University.

Penggabungan dua Universitas tersebut, nantinya dapat berkontribusi lebih banyak dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Ketua Pembina Yayasan Bina Administrasi, Profesor Obsatar Sinaga menjelaskan bahwa ada merger antar dua universitas ini sudah direncanakan sejak beberapa waktu lalu dan baru terealisasi saat ini.

Baca Juga:Jalani Tes Medis, Begini Kondisi Kesehatan Jordi Amat dan Sandy WalshJalani Isolasi Kandang, Dua Ekor Sapi Terkonfirmasi Positif PMK di Sumedang,

“Menyatukan dari STIA dengan APIKES yang sekarang sudah beralih menjadi poltekes. Jadi dua lembaga pendidikan tinggi disatukan menjadi Bandung University,” ujarnya saat ditemui di Kampus STIA Bandung, Rabu (18/7).

Bahkan pembentukan Bandung University ini, Obstara menambahkan telah memiliki singkatan yakni Be-You yang berarti menjadi diri sendiri.

Sehingga kedepannya diharapkan kampus tersebut dapat dapat mengembangkan program studi administrasi publik dan bisnis yang tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

“Selain itu, kita juga turut mengembangkan fakultas kesehatan yang direncanakan terdapat empat program studi. Saat ini kita sudah memiliki lahan kampus mencapai 6.000 meter persegi yang sudah terbangun dan 4.000 lahan baru yang akan segera dibangun,” kata dia.

Obstara berharap dapat mencerdaskan anak bangsa lebih tinggi lagi. “Target kita enggak tinggi-tinggi ingin mencerdaskan anak bangsa melalui Bandung University. Be yourself, enjoy your life,” pungkasnya. (mg4)

0 Komentar