RSUD AL-Ihsan Kini Tak Lagi Kumuh

Semoga seluruh RSUD memiliki spirit seperti itu dan terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Semoga pula kehadiran RSUD Al-Ihsan menjadi bukti amal ibadah mulia para insan kesehatan.

RSUD Al-Ihsan merupakan salah satu Badan Layana Usaha Daerah (BLUD). Untuk mewujudkan sustainabilitas di RSUD, dibutuhkan strategi yang komprehensif, adaptif, serta berbasis evident.

Ada lima langkah perbaikan yang dilakukan, yakni grand desain strategi, aspek learning &growth, aspek prospek bisnis, aspek customer, dan aspek keuangan.

Pada tahun 2022 road map-nya adalah Kendali Biaya, Pelayanan Prima, RSUD kelas A, Pelaksanaan central Stroke terpadu, Pelaksanaan central  cancer, Pelaksanaan cardiac centre, Pengembangan AHS, Pemantapan Kerja sama jejaring dalam & luar negeri.

Lihat juga Road map 2023 yang terdiri dari Kendali Biaya, Pelayanan Prima, Optimalisasi RSUD Kelas A, SBU Central Kanker, SBU stroke terpadu, SBU Cardiac Center terpadu, Pengembangan lanjutan AHS, Optimalisasi Kerjasama Jejaring dalam & luar negeri.

Itu semua menunjukkan bahwa RSUD Al-Ihsan memiliki semangat yang sangat tinggi untuk menjadi RSUD yang membanggakan Jabar.

Persepsi yang hendak diubah, andai semua terpenuhi, adalah tidak produktif, tidak efisien, selalu rugi, rendah kualitas serta miskin inovasi dan kreativitas. Memang untuk mewujudkannya tidaklah mudah.

Manajemen harus mengubah gaya birokrasi menjadi gaya kewirausahaan, fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, berdasarkan prinsip ekonomi dan produktivitas, menerapkan praktek bisnis yang sehat.

Dengan kata lain, harus diterapkansistem manajemen yang baik, transparan, dan akuntabel.

Berdasarkan Permendagri Nomor 9 tahun 2018, diatur soal kemandirian pengelolaan BLUD. BLUD diharapkan fleksibel/mandiri dalam hal kelembagaan, SDM, maupun keuangan.

Dalam hal keuangan, misalnya, BLUD diharapkan memiliki sustainabilitas pendapatan dan belanja. Dengan demikian, barulah RSUD ini pada akhirnya akan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Sebagai gambaran, RSUD Al-Ihsan memiliki 1.120 karyawan dengan rasio medis : non medis 76% : 24%. Dari jumlah karyawan yang ada tersebut ASN 5%, non-ASN 95%.

Total tempat tidur 500 dengan komposisi ruang perawatan Kelas 3 = 75%, Kelas 2= 10%, Kelas 1 = 10%, dan VIP = 5%. Hingga saat ini ada 27 instalasi, 31 Poliklinik BPJS, 17 Poliklinik Eksekutif, 52 ICU/ICCU/NICU, 9 kamar operasi, dan 46 unit hemodialisa.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan