Desa Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Diterjang Banjir, 56 Warga Mengungsi

DAYEUHKOLOT – Sudah tiga hari Warga Desa Dayeuhkolot, Kelurahan Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung mengalami banjir.  Air mulai menggenangi rumah-rumah diwilayah tersebut  sejak Minggu (13/3) malam, dan belum suruh sampai Selasa (15/3) hari ini.

Ketinggian air di masing-masing rumah bervariasi, namun sempat mencapai setinggi dada orang dewasa.

Berdasarkan laporan pihak desa, dampak dari banjir ini, puluhan warga sampai terpaksa harus mengungsi di Aula Desa. Karena rumah mereka sudah tidak aman untuk bisa ditinggali lagi.

Banjir meluas hingga menggenangi tujuh RW, namun yang memutuskan mengungsi ada 19 KK, sedangkan pengungsi lainnya terdiri dari lansia dan anak-anak.

“Ada 19 KK, total ada 56 warga yang diungsikan ke sana. Terdampak banjir ada tujuh RW,” ucap Solih, Kasi Kesra Desa Dayeuhkolot kepada wartawan Jabar Ekspres, Selasa (15/3).

Air sempat mengalami surut, dan warga sudah mulai kembali kerumahnya lagi, namun karena dari pagi hujan deras lagi, sehingga air kembali naik, dan warga kembali ke lokasi pengungsian.

“Dari Minggu malam, belum surut. Sempet kemaren rada surut. Tapi pagi hari hujan lagi. Makanya sekarang menggenang lagi,” tambahnya.

Senada dengan Solih, salah satu warga, Ai Nur, (30), mengungkapkan bahwa banjir belum kunjung surut lantaran intensitas hujan yang tinggi sejak hari Minggu (13/3).

“Hujan terus emang. Udah hampir dua hari. Tadi waktu pagi subuh aja tingginya masih seperut,” katanya.

Kendati begitu, Ai mengaku bahwa tidak mengalami kerusakan materi. “Beruntung rumah kami lantai dua. Jadi memiliki tempat untuk mengamankan barang,” pungkasnya. (zar)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan