Mematikan! Inilah Senjata-senjata yang Digunakan Invasi Rusia

Mematikan! Inilah Senjata-senjata yang Digunakan Invasi Rusia
Iskander-M pada peluncur erector transporter 9P78-1 ditampilkan di forum teknis militer. Sumber Foto: Wikipedia
0 Komentar

Jabarekspres.com – Invasi Rusia ke Ukraina menjadi konflik terbesar yang pernah dialami Eropa semenjak Perang Dunia II.

Dunia menyaksikan bagaimana Moskow melakukan serangan bertubi-tubi ke Ukraina dengan senjata-senjata yang mematikan.

Militer Rusia telah menyerang wilayah yang luas di Ukraina dengan serangan udara dan telah melakukan pemboman roket dan artileri besar, yang mengakibatkan sejumlah besar korban.

Baca Juga:Uni Eropa Bakal Menjegal Para Crazy Rich Rusia yang Membantu InvasiChina Masih Konsisten, Ogah Mengutuk Invasi Rusia atas Ukraina

Menjelang perang, kekuatan militer Rusia dan Ukraina sangat tidak seimbang. Persenjataan Rusia jauh lebih unggul dari Ukraina.

Negara-negara Barat pun mulai mengambil langkah berupa menyediakan pasokan senjata baru untuk Ukraina.

Berikut ini adalah beberapa senjata yang digunakan dalam konflik, dilansir dari Euronews.com, Selasa (08/03/2022).

Pesawat tempur dan rudal

Militer Rusia telah menggunakan pesawat tempur dan rudal jelajah Kalibr (Kaliber) untuk menyerang fasilitas di seluruh Ukraina.

Kalibr adalah senjata dengan tingkat akurasi tinggi, yang telah menghancurkan fasilitas militer Ukraina dan gedung-gedung pemerintah dan mengakibatkan korban sipil.

Hal yang sama berlaku untuk rudal yang dibawa oleh pesawat tempur Rusia, yang menargetkan infrastruktur militer dalam serangan yang juga melibatkan kerusakan tambahan.

Untuk mencapai target utama, militer Rusia juga telah menggunakan rudal Iskander yang memiliki jangkauan hingga 500 km dan membawa hulu ledak yang jauh lebih kuat sehingga dapat menghancurkan gedung-gedung besar dan beberapa fasilitas.

Baca Juga:Puisi Jelek, Emangnya Ada?Para Penyair yang Ingin Mendekatkan Puisi ke Masyarakat

Beberapa rudal Iskander dilaporkan ditembakkan dari wilayah sekutu Rusia Belarusia, yang telah menjadi landasan bagi invasi Rusia.

Roket dan artileri

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan pejabat lainnya menuduh militer Rusia tanpa pandang bulu telah menembaki bangunan tempat tinggal, sekolah, dan rumah sakit di seluruh negeri.

Gambar dari kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, yang diverifikasi oleh Associated Press, menunjukkan apa yang tampak seperti rentetan roket Rusia menghantam bangunan tempat tinggal dalam serangan yang menewaskan dan melukai sejumlah warga sipil.

Peluncur roket ganda Grad (Hail), Smerch (Tornado), dan Uragan (Badai) dirancang untuk menembakkan salvo roket yang kuat untuk menghancurkan titik-titik pasukan atau peralatan militer.

Penggunaannya terhadap daerah berpenduduk pasti menyebabkan banyak korban dan kerusakan besar pada infrastruktur sipil.

0 Komentar