GARUT – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan keberadaan Kopi dari Cikajang Garut, saat ini bisa dinikmati di negeri Belanda.
Hal ini seiring dengan ekspor Kopi yang dilepas Gubenur Jabar Ridwan Kamil ke negeri Kincir Angin dengan total nilai ekspor sebesar Rp 4 Miliar.
Kopi Cikajang yang berasal dari Desa Mekarsari, Cikajang, Kabupaten Garut itu, merupakan produk hasil binaan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT Astra Internasional Tbk.
Baca Juga:Sekda Jabar Sebut Transformasi Digital untuk Berikan Kemudahan BirokrasiKasus Covid-19 Varian Omicron Sedang Tinggi, Siswa SMKN 14 Kota Bandung Malah Study Tour Ke Yogyakarta
Kang Emil sapaan akrab—Gubenur Jawa Barat—mengatakan, ekspor ini merupakan sebagai salah satu cara menaklukkan dunia lewat komoditas kopi asli dari Jawa Barat.
Ke depan tidak hanya produk mentahan kopi yang di ekspor, akan tetapi Ridwan Kamil menginginkan agar kopi Jabar bisa mendunia lewat keberadaan kafe-kafe.
“Jadi kita harus menaklukkan dunia dengan kopi-kopi kita, baik ekspor mentah, maupun lahir kafe-kafe seperti Starbuck milik Jabar di seluruh dunia.,’’katanya.
Ridwan Kamil mengataan, pihaknya saat ini tengah menjajaki kerjasama untuk mendirikan kafe-kafe di luar negeri khususnya negera-negara di Eropa.
‘’Ini sedang persiapan di Belanda dan Swiss. Jadi suatu hari saya yakin ini akan segera terwujud,” katanya.
Ridwan Kamil menyebutkan, sejauh ini untuk Kopi Jawa Barat sudah di ekspor ke berbagai negara.
Berdasarkan data Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) Kementerian Perdagangan Tahun 2020 dan 2021, total nilai ekspor kopi Jawa Barat mencapai 16 juta dolar AS atau sekitar Rp 200 miliar.
Baca Juga:Plt Wali Kota Bandung Segera Lakukan Evaluasi Terhadap Kinerja PejabatPolisi Sita Vibrator dari Tangan Selegram Berinisial KH Ketika Live Telanjang di Medsos
Beberapa negara sudah menikmati kopi asal Jabar seperti Rusia, Singapura, Belanda, Jerman, Inggris, Taiwan, Australia, dan Arab Saudi.
Ke depan Jabar akan terus mencari pasar ekspor kopi yang baru ke negara-negara lain. Khususnya wilayah eropa timur yang terkenal dengan cuaca dinginnya.
Ada beberapa alasan mengapa dirinya optimistis kopi asal Jawa Barat bisa mendunia. Pertama, Jabar merupakan salah satu daerah penghasil kopi pertama di Indonesia.
Menurutnya, berdasarkan sejarah kopi di Indonesia itu ada di Jawa Barat. Kopi dibawa oleh Pemerintah Kolonial Belanda untuk dikebangkan di wilayah perkebunan Gunung Malabar.
Malabar itu sebenarnya nama tempat di India. Namun oleh Pemerintah Kolonial dijadikan nama gunung di Indonesia, maka lahirlah Gunung Malabar,” kata pria yang kerap disapa Kang Emil.
