oleh

PKB Diminta Mundur Bila Tak Siap Ikut Pemilu 2024

JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diminta untuk mundur seandainya memang belum betul-betul siap untuk mengikuti ajang Pemilu 2024.

Pernyataan tegas itu disampaikan Pengamat Politik Ray Rangkuti merespons usulan dari Ketua Umum PKB Gus Muhaimin soal penundaan Pemilu 2024.

Sebagaimana diketahui, gegara usulan Gus Muhaimin itu kini suhu politik menyongsong pesta demokrasi dua tahun mendatang langsung memanas.

Bahkan, kini dikalangan partai politik suara pun terbelah. Ada yang mendukung penundaan Pemilu 2024 tapi banyak pula yang menolak hal itu terwujud.

Baca Juga:  Bidik 12 Kursi Legislatif, DPD Partai Gelora Kabupaten Bandung Siapkan Tokoh Potensial

Setidaknya ada 5 partai politik yakni PKS, PDI Perjuangan, Partai NasDem, Demokrat, dan PPP yang tak sepakat dan baru PAN yang secara terbuka mendukung.

“Bagi parpol (partai politik) yang tidak siap untuk ikut Pemilu 2024, menyatakan lebih baik mundur,” kata Ray Rangkuti dilansir dari Pojoksatu.id.

Menurut Ray Rangkuti, hal tersebut sudah dijamin dalam konstitusi negara.

“Tidak memperhitungkan hak pilih di kontestasi/penyelenggaraan Pemilu 2024 adalah hak yang dijamin konstitusi,” kata Pengamat Politik itu menegaskan.

Baca Juga:  Masa Kampanye Pemilu 2024 75 Hari Dinilai Efektif?

Ray Rangkuti yang juga Direktur Eksekutif Lingkar Madani itu memandang sikap ingin menunda Pemilu melanggar putusan Mahkamah Konstitusi tentang keharusan Pelaksanaan Pemilu/Pilkada.

“Tetapi keinginan penundaan Pemilu melanggar hukum yang ditetapkan Mahkamah Konstitusi dan itu sudah diatur,” ujar dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.