Danone-Aqua Konsen Bantu Pengelolaan Sampah di Kawasan Wisata

Keberadaan sampah yang ditinggalkan wisatawan di berbagai tempat obyek wisata jadi mendapat perhatian oleh Danone-Aqua.
Keberadaan sampah yang ditinggalkan wisatawan di berbagai tempat obyek wisata jadi mendapat perhatian oleh Danone-Aqua.
0 Komentar

‘’Gerakan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, pendampingan dan peningkatan kapasitas bagi pemerintah daerah serta bermitra dengan berbagai pihak seperti acara hari ini,”katanya.

VP General Secretary Danone Indonesia menjabarkan Vera Galuh Sugianto menuturkan, melalui kerangka program #BijakBerplastik yang telah dilakukan Danone-AQUA sejak 2018.

‘’Kami terus melakukan berbagai usaha konkrit dalam pengelolaan sampah plastik,’’ujar Vera.

Baca Juga:Airlangga Hartarto Apresiasi Kinerja Polri untuk Kawal Kebijakan Pemerintah6 Partai Politik Nonparlemen Sepakat Bentuk Sekretriat Bersama, Segera Bentuk Koalisi

Dia mengatakan, tak bisa dipungkiri bahwa Kawasan Wisata menjadi salah satu sektor yang harus mendapatkan perhatian khusus.

Pengumpulan sampah yang sistematis dan terintegrasi telah kami mulai di lima kawasan destinasi wisata prioritas yaitu Labuan Bajo, Mandalika, Toba, Likupang dan Borobudur.

Usaha ini melibatkan kerjasama dengan multi pihak sehingga dapat mengurangi sampah ke laut, meminimalkan emisi GRK, dan memberikan nilai tambah terhadap sampah tersebut.

‘’Danone-AQUA telah menjadi pionir dalam program daur ulang dan pengumpulan kemasan plastik bekas melalui Program AQUA PEDULI (Pengelolaan Daur Ulang Limbah) sejak tahun 1993,’’pungkasnya. (red).

0 Komentar