Airlangga Hartarto Apresiasi Kinerja Polri untuk Kawal Kebijakan Pemerintah

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan untuk penyaluran perlindungan sosial melalui program Bantuan Tunai untuk PKL, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN), pemerintah akan melibatkan TNI dan Polri untuk penyalurannya.

Menurut Menko Airlangga Hartarto, keterlibatan TNI dan Polri pada 2021 beperan turut membagikan bantuan itu.

‘’Pada tahun 2021, bantuan tersebut berhasil disalurkan hampir 99% dengan dengan peranserta TNI dan Polri,’’kata Menko Airlangga Hartarto dalam keterangannya, (2/3).

Presiden Joko Widodo memutuskan program BT-PKLWN kembali disalurkan dengan bantuan TNI dan Polri pada tahun 2022.

Namun, untuk bantuan kali ini dengan target untuk penanganan kemiskinan ekstrem di 212 kabupaten/kota.

Airlangga mengepresiasi bantuan TNI dan Polri atas peransertanya mengawal setiap kebijakan pemerintah.

Dalam penanganan Covid-19, Jajaran Polri dan TNI memberikan dukungan sangat luar biasa terhadap perkembangan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

‘’Kita di tahun 2022 Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen,’’cetusnya.

Pertumbuhan tersebut bisa dicapai apabila penanganan Covid-19 berjalan dengan baik. Bahkan, Pemerintah juga tengan menyiapkan roadmap transisi dari pandemi menuju endemi.

Untuk pre kondisi kesehatannya dan pelayanan Kesehatan akan disiapkan sejak awal. Namun kegiatan pertumbuhan ekonomi akan terus didorong.

‘’Momentum ini harus dimanfaatkan agar pertumbuhan lebih tinggi ada di tahun 2022,’’kata dia.

Untuk mendorong pemulihan daya beli dan diversifikasi ekonomi pemerintah akan melaksanakan transformasi ekonomi dengan melakukan reformasi struktural.

‘’Dengan reformasi struktural, sekarang kita naik ke upper middle income country, dan tentu kita berharap bahwa kita bisa mencapai lepas dari middle income trap antara tahun 2030 – 2035,’’kata Airlangga.

Pemerintah juga akan melakukan peningkatan investasi dengan target menjadi top 10 negara dunia pada 2045.

‘’Jika Indonesia berada pada track yang benar, akan termasuk dalam 5 negara dengan ekonomi besar di dunia,” kata Menko Airlangga.

Airlangga Hartarto menambahkan, selama kegiatan Presidensi G20, seluruh jajaran Polri akan selalu memberikan dukungan penuh untuk kelancaran kegiatan.

Pelaksanaan Presidensi G20 ini merupakan momentum penting bagi Indonesia. Sebab akan meberikan dampak terhadap pertumbuhan perekonomian.

Untuk konsumsi dalam negeri sebesar 1,7 triliun rupiah, menambah PDB sebesar 7,4 triliun, dan tenaga kerja langsung sebanyak 33 ribu orang.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan