Lima Kelurahan di Cipayung Terkonfirmasi Covid-19, Warga Diminta Perketat Prokes

Camat Cipayung, Hasan Nurdin (Diskominfo).
Camat Cipayung, Hasan Nurdin (Diskominfo).
0 Komentar

DEPOK – Selama satu pekan terakhir, sebaran Covid-19 di Kota Depok mengalami lonjakan kasus. Salah satunya di Kecamatan Cipayung yang belakangan mengalami peningkatan kasus aktif Covi-19, utamanya di lima kelurahan.

Camat Cipayung, Hasan Nurdin mengatakan lima kelurahan di Kecamatan Cipayung yang mencatatkan sejumlah kasus konfirmasi Covid-19 antara lain, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Pondok Jaya, Cipayung, Cipayung Jaya, dan Ratujaya.

“Untuk angka sebarannya, di Kelurahan Cipayung Jaya sembilan kasus, Ratujaya 20 kasus, Pondok Jaya 20 kasus, Cipayung 11 kasus, dan Bojong Pondok Terong delapan kasus,” kata Hasan, Kamis (27/1).

Baca Juga:Ribuan Anggota GMBI Geruduk Polda Jabar untuk Minta Kejelasan Kelanjutan Kasus Pembunuhan Bentrok Ormas di KarawangKisahkan Pengalaman Hidup, Bupati Bandung Motivasi Anak Muda

Hasan menyebut, data terkait kenaikan kasus konfirmasi Covid-19 di wilayahnya itu terhitung per 26 Januari 2022.

Dirinya lebih lanjut mengatakan, menimbang saat ini kondisi pandemi Covid-19 kembali mengalami kenaikan setelah beberapa waktu terakhir sempat menurun, maka warga diimbau agar selalu memperketat protokol kesehatan (prokes).

“Kami mengimbau kepada warga untuk memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas. Ini disebabkan dalam sepekan terakhir, kasus konfirmasi aktif Covid-19 mengalami lonjakan drastis,” ungkap dia.

Pihaknya menuturkan, dalam upaya menekan seluruh kasus Covid-19, maka warga terus diingatkan untuk tetap menjaga (prokes) 6M.

“Yakni dengan menjaga jarak aman saat beraktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menghindari makan bersama, dan mengurangi mobilitas,” tukasnya.

Tidak hanya itu, dirinya menambahkan, lurah di wilayah setempat juga diinstruksikan agar dapat mengimbau masyarakat mematuhi pengetatan prokes.

“Penyampaian informasi bisa diselipkan dalam berbagai kegiatan. Misalnya di acara arisan, pengajian, kerja bakti dan kegiatan lainnya,” pungkas Hasan. (mg2)

0 Komentar