oleh

dokter Gita, Penyuntik Vaksin Covid-19 Kosong Mengaku khilaf dan Minta Maaf

MEDAN – Kasus video viral yang menunjukkan adanya tenaga medis yang menyuntikan vaksin covid-19  kosong untuk anak-anak di Medan Sumatera barat tengah diselidiki Polisi.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait suntikan vaksin Covid-19 kosong ke pelajar usia 6 hingga 11 tahun, di salah satu sekolah di Kota Medan tersebut.

Salah satu saksi yang diperiksa adalah dokter Gita, tenaga kesehatan yang diduga melakukan suntikan vaksin tersebut.

Baca Juga:  5 Jenis Vaksin untuk Anak yang Ditanggung BPJS Kesehatan, Catat Yuk

Dirkrimum Polda Sumut langsung menggelar konferensi pers di Aula Polres Pelabuhan Belawan, dengan menampilkan dokter Gita dihadapan media.

Dokter Gita mengaku khilaf dan meminta maaf kepada petugas kepolisian Polres Pelabuhan Belawan, sebagai pelaksana vaksinasi, serta ke masyarakat umum khususnya warga Sumatera Utara.

“Kepada masyarakat, IDI Medan dan Polri Saya mememohon maaf atas kekilafahan yang saya lakukan,” ujar dokter Gita, Jumat (21/1).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.