oleh

Viral! Imam Masjid As Sunnah Ditampar OTK di Depan Polisi

Lagi-lagi aksi kekerasan kembali terjadi. Baru-baru ini seorang Imam Masjid As Sunnah Ampana mendapat perlakuan tidak menyenakan. Bahkan, Imam Masjid itu ditampar dihadapan aparat kepolisian.

Informasi penganiyaan Imam Masjid ini sempat beredar di jagad media sosial. (medsos) melalui potingam akun instagram @infokomando pada Senin, (20/12).

Dalam video tersebut dijelaskan, seserang yang diketahui sebagai Imam Masjid di Masjid As Sunnah Sumoli, Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Imam masjid tersebut sedang ditanya oleh sejumlah orang dan anggota polisi.

Namun tiba-tiba tanpa sebab yang jelas salah seorang diantara mereka yang berpakain sipil langsung menampar dengan sangat keras dari arah samping.

Aksi penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) itu menuai sorotan publik lantaran terjadi di depan polisi dan terekam CCTV.

Pemukulan diduga berawal dari tulisan di akun Facebook yang mengklaim diri sebagai pengurus masjid As-Sunnah Ampana.

Dalam postingannya itu membuat pernyataan kalau tradisi tertentu yang dilakukan masyarakat setempat adalah perbuatan syirik.

Atas postingannya yang mengaku-ngaku pengurus masjid As Sunnah, akhirnya beberapa orang bertemu dengan seorang imam masjid dan penjaga masjid.

Akan tetapi, tiba-tiba ditengah pembicaraan ada seorang oknum tiba-tiba menampar sang imam masjid itu.

“Ada mediasi ada musyawarah ada hak bertanya dan ada hak menjawab, tapi jangan main kekerasan,” ujar sang pengunggah.

Belum diketahui pasti identitas pria penampar imam masjid itu dan alasan dirinya melakukan aksi kekerasan tersebut juga belum jelas.

Video aksi tampar imam masjid oleh pria peserta musyawarah itu banjir komentar netizen. Banyak dari mereka mengaku kesal melihat aksi kekerasan pria tersebut.

“Diam sambil merokok, bergerak maen gaplok #bukanmaen,” tulis akun @arshavin_2853.

“Yang mukul sebenarnya nggak tau apa-apa kali ya, cuma karena pusing di rumah cari pelampiasan,” tulis akun @ekosanjaya1206.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga