RANCAEKEK – Hujan dengan intensitas mengakibatkan banjir di wilayahRancaekek, Kabupaten Bandung pada Sabtu (27/11). Banjir Rancaekek menggenangi akses jalan sehingga menimbulkan kemacetan.
Akibat hujan deras di wilayah Rancaekek itu, saluran drainase meluap ke badan jalan sehingga menganggu aktifitas warga.
Melalui pantauan Jabar Ekspres Wilayah Rancaekek terjadi tepatnya Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, banjir sempat menerjang hingga setinggi betis orang dewasa.
Baca Juga:Meski Alami Kecelakaan, Bamsoet Dapat Pengalaman Berharga di Reli MeikartaTernyata Ini Penyebab Ormas PP Lakukan Pengeroyokan Kepada Polisi
Beberapa kendaraan roda dua terlihat tak mampu melewati area banjir rancaekek, sehingga motor yang melintas perlu didorong untuk sampai ke tempat kering.
Di lokasi yang sama, salah seorang warga Kecamatan Rancaekek, Nasrul Nasrudin, 23, mengaku, daerah Jalan Raya Rancaekek-Majalaya tersebut bukan kali pertama terjadi banjir.
“Sering banjir daerah sini kalau hujan, air keluar dari selokan sampai kadang setinggi lutut,” kata Nasrul kepada Jabar Ekspres.
Menurutnya, setiap hujan mengguyur wilayah Kecamatan Rancaekek, di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya tepat sebelum belokan arah Jalan Buah Dua selalu menjadi langganan banjir.
“Hujan kecil aja suka banjir. Jadi kalau hujannya besar, banjirnya juga besar, lumayan dalem. Kalau hujannya kecil paling cuman genangan aja,” pungkas Nasrul.
Dalam pemaparannya, Nasrul menuturkan, supaya pihak pemerintah dapat membantu mengatasi persoalan banjir yang kerap menggenang di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya tersebut.
“Saya sering lewat jalan sini buat aktivitas, jadi udah sering kebanjiran. Semoga pihak pemerintah, baik desa atau kecamatan bisa memperhatikan banjir di sini,” imbuhnya.
Baca Juga:Bambang Soesatyo Kecelakaan di Meikarta, Begini KondisinyaLee Kwang-soo Jadi Peran Utama di “Murderer’s Shopping List”
“Karena gak nyaman juga kalau terus-terusan banjir setiap hujan turun. Kalau memang perlu bekerja sama dengan warga, saya yakin warga juga bersedia untuk kepentingan bersama, kebaikan bersama dan kenyamanan bersama. Saling bantu aja, gotong royong,” tutup Nasrul. (mg5/wan)
