oleh

Berpotensi Pimpin Pasar di ASEAN, Industri Mebel dan Kerajinan RI

JAKARTA – Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Abdul Sobur mengatakan bahwa industri mebel dan kerajinan Indonesia berpotensi memimpin di kawasan ASEAN jika dikelola secara baik.

“Dengan ketersediaan bahan baku hasil hutan yang melimpah, sumber daya manusia yang terampil dalam jumlah besar, industri ini bisa menjadi industri yang tangguh,” kata Sobur lewat keterangannya di Jakarta, Kamis (25/11).

Sobur menyampaikan industri mebel dan kerajinan sangat penting sebagai bantalan ekonomi yang kuat pada saat kondisi ekonomi tengah terhimpit, salah satunya karena dampak pandemi COVID-19.

Baca Juga:  Kemenhub Bahas Kerja Sama Transportasi dengan Korea Selatan

Industri mebel dan kerajinan, lanjut Sobur, bisa menjadi jalan keluar negara dalam penyerapan tenaga kerja.

“Sebab sampai saat ini industri mebel dan kerajinan tetap eksis dan menghasilkan devisa bagi negara di saat industri lain terkena imbas krisis. Industri ini kuat karena didukung oleh kandungan lokal yang cukup besar,” ujar Sobur.

Diketahui, ekspor mebel dan kerajinan Indonesia mencatat kinerja positif di tengah pandemi global, dengan lonjakan ekspor sebesar 35,41 persen pada semester I tahun ini, terutama ke pasar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga:  Kemenhub Bahas Kerja Sama Transportasi dengan Korea Selatan

Pada semester I-2021 ekspor mebel dan kerajinan mencapai 1,687 miliar dolar AS, naik 35,41 persen dibandingkan periode yang sama 2020 sebesar 1,246 miliar dolar AS, dengan kenaikan ekspor terbesar pada produk mebel sebesar 39,98 persen dan produk kerajinan naik 24,87 persen.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga