Prabowo Tegur Fadli Zon Tentang Pernyataan Mengenai Sintang

Prabowo Tegur Fadli Zon Tentang Pernyataan Mengenai Sintang
RAKER : Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto didampingi Wakil Menteri Pertahanan, Sakti Wahyu Trenggono dan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto Rapat Kerja (raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI (Iwan tri wahyudi/ FIN)
0 Komentar

JAKARTA – Juru bicara Partai Gerindra Habiburokhman mengonformasi bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah menegur Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon terkait pernyataannya di media sosial beberapa hari lalu.

“Bukan memarahi ya. Saya diberikan tugas untuk menyampaikan kepada jurnalis bahwa terkait Tweet Pak Fadli Zon mengenai Sintang, Pak Prabowo memberikan teguran secara lisan melalui Sekjen (Ahmad Muzani),” kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Hal itu dikatakannya terkait pernyataan Fadli Zon di akun Twitter yang menyinggung Presiden Jokowi untuk berkunjung ke Sintang yang mengalami banjir sejak tiga pekan lalu.

Baca Juga:Paris Hilton Resmi Menikah di Usia 40 Tahun, Begini Curahan HatinyaCristiano Ronaldo Ingin Zinedine Zidane Jadi Pelatih MU

Habiburokhman menjelaskan, teguran tersebut diambil setelah pernyataan Fadli menimbulkan kegaduhan di media sosial dan media “mainstream” sehingga perlu ditanggapi dan diluruskan.

“Kami luruskan bahwa Tweet tentang Sintang tersebut tidak mewakili partai atau fraksi. Kami meminta maaf apabila terjadi kegaduhan dan terhadap Pak Fadli sudah disampaikan teguran secara lisan,” ujarnya.

Menurut dia, bagi kader Gerindra, teguran merupakan hal yang biasa, misalnya, dirinya berkali-kali terkena teguran ketika menyampaikan pernyataan yang tidak pas.

Dia menjelaskan, teguran lisan sudah menjadi tradisi bagi partainya karena ketika ada pernyataan yang kurang pas maka saling mengingatkan dan kader diingatkan tidak “baper” atau terbawa perasaan.

“Kader yang diingatkan pun tidak ‘baper’ lah, pasti menerima dengan lapang dada. Intinya teguran tersebut agar kita tidak ingin ada pernyataan yang menimbulkan ketidaknyamanan,” ungkapnya (antara-red)

0 Komentar