Insiden Kematian di Konser Travis Scott, Polisi Sempat Ingatkan Hal Ini Sebelum Scott Manggung

insiden kematian di konser travis scott
Sebuah peringatan (memorial) didirikan untuk para penonton konser yang meninggal karena terinjak-injak selama pertunjukan Travis Scott di Festival Astroworld 2021 terlihat di Houston, Texas, AS, 8 November 2021. (ANTARA/REUTERS/CALLAGHAN O'HARE)
0 Komentar

Dia juga mengunggah pernyataan di Twitter yang mengatakan dia “hancur” dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang.

Lebih dari selusin tuntutan hukum dari para korban dan keluarga mereka telah diajukan terhadap beberapa terdakwa. Termasuk Scott dan promotor konser Live Nation Entertainment Inc dan ScoreMore.

Tuntutan hukum umumnya menuduh Live Nation bertindak lalai dengan gagal membuat dan menegakkan protokol keselamatan yang memadai, gagal memberikan keamanan yang memadai, dan gagal mempertahankan pengendalian massa yang tepat.

Baca Juga:Beli Obat Terlarang, 20 Remaja Diciduk AparatIroni untuk Indonesia, Harga Minyak Goreng Melambung Tinggi di Negara Penghasil Sawit di Dunia

Live Nation mengeluarkan pernyataan pada hari Senin (8/11) yang mengatakan perusahaan “akan menangani semua masalah hukum pada waktu yang tepat.”

Perwakilan Scott menolak berkomentar tentang gugatan perdata yang diajukan.

“Begitu Travis Scott keluar, itu menjadi gila. Orang-orang mulai meninju, mendorong dan melakukan hal-hal yang menghebohkan satu sama lain. Tidak ada ruang untuk bernafas,” kata Baig.

“Kami menginginkan keadilan untuk Danish dan semua anak-anak, keluarga, serta mereka yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai. Kami akan mendapatkan keadilan dari Travis Scott. Andalah yang bertanggung jawab. Tangan Anda berlumuran darah, bung,” imbuhnya.

Tuntutan Korban Insiden Astroworld terhadap Promotor dan Travis Scott

Pengacara Tony Buzbee mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin (8/11) bahwa perusahaannya berencana untuk menuntut atas nama Axel Acosta (21) yang meninggal di festival tersebut, dan setidaknya 34 korban lainnya.

“Sudah jelas bahwa konser ini direncanakan dengan sangat buruk,” kata Buzbee kepada wartawan.

Dia mengatakan, dari rekaman video dari acara yang diunggah ke media sosial sebelum dan selama lonjakan massa yang mematikan pada hari Jumat (5/11) menunjukkan adegan “kekacauan murni dan total.”

“Axel meninggal di tanah berlumpur dari konser yang dia hadiri untuk bersenang-senang,” kata Buzbee.

Baca Juga:Yayan Ruhian Tidak Mau Sembarangan Terima Telepon, Begini CaranyaDua Kali Cintanya Ditolak, Pemuda Ini Nekat Lakukan Pemerkosaan

“Baik Travis Scott maupun rombongan … promotor, penyelenggara, atau sponsor tidak cukup peduli pada Axel untuk melakukan upaya minimal untuk menjaga dia dan orang lain di konser tetap aman,” imbuhnya.

Berbagai tuntutan yang memanas berdampak pada turunnya saham promotor Live Nation sebesar 5,4 persen pada Senin (8/11).

Perusahaan lalu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah bertemu dengan pihak berwenang dan menyerahkan semua rekaman video konser.

0 Komentar