Mendagri Sesuaikan Aturan Tes PCR dengan Dinamika Kaus Covid-19

Calon penumpang pesawat saat menunjukkan surat hasil tes PCR di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/6/2020). Bandara Soekarno-Hatta mengimbau penumpang yang hendak menuju Tanjung Pandan, Denpasar, Padang dan Balikpapan untuk menyiapkan surat negatif Covid-19 dari hasil tes PCR. Foto: (Dery Ridwansah/JawaPos.com) harga tes pcr turun
Calon penumpang pesawat saat menunjukkan surat hasil tes PCR di Terminal 2, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/6/2020). Bandara Soekarno-Hatta mengimbau penumpang yang hendak menuju Tanjung Pandan, Denpasar, Padang dan Balikpapan untuk menyiapkan surat negatif Covid-19 dari hasil tes PCR. Foto: (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
0 Komentar

“Kebijakan tersebut diambil pemerintah dengan pertimbangan seksama, yaitu, masih sangat terbatasnya laboratorium PCR yang ada di beberapa kabupaten/kota terutama antar pulau di luar Jawa bali,” katanya.

Pertimbangan berikutnya untuk menerapkan prinsip kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menerapkan protokol kesehatan, karena mobilitas masyarakat yang meningkat melalui moda transportasi umum.

Kemudian, untuk proses pengendalian dan antisipasi adanya potensi munculnya varian baru COVID-19.

Baca Juga:Said Didu Dituduh Korupsi Merpati Airlines dan Dikutuk 7 Turunan, Ini yang akan DilakukanPerangi Obesitas, Spanyol Akan Larang Iklan Cokelat dan Es Krim

Menurut dia, meskipun kondisi COVID-19 di Indonesia sudah dikategorikan pada situasi yang rendah menurut standar WHO, namun pandemi COVID-19 belum selesai.

Oleh karena itu, penerapan disiplin protokol kesehatan tidak boleh kendor dan bahkan terus diperkuat paralel dengan implementasi tracing dan tracking melalui aplikasi PeduliLindungi.

Lebih lanjut, pemberlakuan tes PCR terhadap pengguna pesawat terbang akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan pandemi COVID-19. (Fin-red)

0 Komentar