Turki Kecam Putusan Israel yang Dukung Yahudi Ibadah di Al Aqsa

palestina israel yahudi beribadah al aqsa
Masyarakat Palestina berjalan di lapangan Mesjid Al Aqsa, yang dikenal oleh kalangan Muslim sebagai Kubah Shakhrah dan oleh Yahudi disebut Bukit Bait Suci, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (21/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/rwa/cfo
0 Komentar

TURKI – Pemerintah Turki pada Kamis (7/10), mengecam keras putusan pengadilan Israel yang mendukung kaum Yahudi melakukan ibadah di kompleks Al Aqsa.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah itu akan “semakin memotivasi kalangan fanatik” dan “menyebabkan ketegangan baru” di situs paling suci di Yerusalem.

Kementerian meminta masyarakat internasional untuk “menentang keras keputusan yang salah, ilegal dan berbahaya” itu serta “semua provokasi” terhadap Al Aqsa.

Baca Juga:Lulusan Perguruan Tinggi yang Banyak Dicari Industri Menurut Pak NadiemAirlagga Hartarto Optimis Ekonomi Indonesia Cepat Pulih

Dalam putusan penting pada Rabu (6/10), seorang hakim Israel mengatakan bahwa ibadah “hening” oleh kaum Yahudi di kompleks Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki bukanlah suatu “tindakan kriminal.”

Keputusan itu, yang muncul atas banding Rabbi Aryeh Lippo lantaran dilarang mengunjungi lokasi titik nyala tersebut, juga dikecam keras oleh Palestina.

Masjid Al-Aqsa merupakan tempat paling suci ketiga di dunia bagi umat Islam. Yahudi menyebut daerah tersebut sebagai “Kuil Gunung”, dan mengakuinya sebagai situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967.

Israel mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh dunia. (Anadolu, Antara)

0 Komentar