BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyatakan bahwa dalam dua minggu terakhir kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan.
Menurut Kadinkes Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menyebutkan, kasus terkonfirmasi aktif Covid-19 kini sudah berada di bawah 100.
“Jadi memang selama dua minggu terakhir ini kasus (Covid-19) di Kota Bandung ini terus menunjukkan perbaikan. Jadi sekarang di kasus aktifnya berada 95 (pasien),” ujarnya saat ditemui di UPT Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Selasa (5/10).
Baca Juga:PON Papua Dapat Apresiasi Internasional, Siap Jadi Provinsi Olahraga NasionalKecelakaan Lalu Lintas di Rancaekek Bandung, 3 Kendaraan Terlibat Tabrakan
Sementara itu, Ahyani juga mengatakan, untuk keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung kini sudah jauh di bawah 60 persen.
“Dan artinya gejala-gejala ringan ini juga terbukti dengan angka BOR, keterisian rumah sakit itu sekarang jauh di bawah 60 persen, bahkan kita di bawah 11 persen (atau) 12 persen. Dan itu 40 persennya rata-rata penduduk luar Kota Bandung. Karena kita kan rujukan (tempat rujukan Covid-19),” terangnya.
Hal itu juga, dikatakan Ahyani, membuat tingkat positivity rate di Kota Bandung mengalami perbaikan.
“Jadi hal lain yang perlu diperhatikan kita tetap ditressingnya tidak turun ya, jadi masih tetap di atas 2.000 sehari dan itu menunjukkan positive rate kita juga bagus sekali, antara 0,22 atau 0,23 persen,” ungkapnya.
“Dengan standar itu, harus di bawah 5 persen. Saya kira indikator-indikator itu menunjukkan bahwa pengendalian pandemi di Kota Bandung pada track yang benar, karena kita kalau ngomong terkendalikan itu dinamis,” tambahnya.
Ahyani juga menuturkan, menurunnya angka positive rate di Kota Bandung juga berkat pemerataan pelaksanaan vaksinasi yang terus digeber di beberapa wilayah.
“Satu hal lagi yang menjadikan pengendalian ini juga menjadi lebih cepat, adalah vaksinasi. Vaksinasi di dosis satu kita sudah di atas 85 persen. Artinya yang pemerintah minta 70 persen di bulan Desember, waktu itu di bulan September ternyata bisa itu (menyentuh angka 70 persen),” pungkasnya.
(Mg4/wan)
