oleh

Di Jakarta, Minimarket Sudah Dilarang Pajang Rokok, Begini Tanggapan Disdagin Bandung

BANDUNG – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melalui Seruan Gubernur DKI Jakarta nomor 8 tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok, berupaya menekan jumlah perokok di Jakarta dengan membatasi iklan produk rokok di seluruh toko kecil, toko swalayan kecil (minimarket), dan swalayan besar (supermarket).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, di Kota Bandung sendiri belum ada rencana untuk menerapkan kebijakan serupa.

“Kalau saat ini belum ada rencana ke arah situ di Kota Bandung,”ujarnya saat dihubungi Jumat (17/9).

Namun, dia mengungkapkan, pelarangan memajang produk rokok itu akan menjadi pertimbangan untuk turut diberlakukan di Kota Bandung.

“Dengan adanya itu (dilarang memajang rokok) di Jakarta, nanti ke depannya akan jadi pertimbangan di Kota Bandung,” ucapnya.

Elly menuturkan, saat ini Pemkot Bandung masih berfokus menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di setiap Supermarket, Hypermarket, Grosir, dan Departemen Store. Aturan itu sudah tercantum dalam Instruksi Dalam Negri (Inmendagri) Nomor 42, dan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 96.

Sebagai informasi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan arahan terkait Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok. Hal itu tertuang dalam Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga