oleh

3 Hal Penting dalam Peraturan Presiden Tentang Percepatan Penurunan Stunting

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy mengatakan kebijakan nasional dalam penanggulangan stunting terus diperbaiki melalui berbagai evaluasi dan disesuaikan dengan kultur, sumber pangan lokal dan upaya-upaya berkelanjutan sehingga menjadi budaya perbaikan gizi bagi penerus bangsa.

Saat menyampaikan sambutan secara virtual dalam Rapat Koordinasi Nasional yang dipantau dari kanal YouTube Kata Data dari Jakarta, Senin, Muhadjir Effendy mengatakan, Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Penurunan Stunting dari saat ini berkisar pada 27,7 persen menjadi 14 persen pada 2024.

Baca Juga:  Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Begini Penjelasan Menko PMK

“Kita semua perlu menyambut dengan optimistis dengan diterbitkannya Peraturan Presiden tentang percepatan penurunan stunting agar dengan payung hukum yang baru ini bisa mencapai target yang ditentukan untuk masing-masing daerah,” katanya.

Muhadjir mengatakan terdapat tiga hal penting dalam payung hukum tersebut, pertama komitmen pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan desa adalah kunci dalam percepatan penurunan stunting.

Kedua, kata Muhadjir, pemda didorong untuk membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting Dalam penyelenggaraan kegiatan yang diketuai oleh pimpinan daerah masing-masing.

Baca Juga:  Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Begini Penjelasan Menko PMK

“Ketiga adalah intervensi dari kementerian atau lembaga yang dilakukan harus secara konvergen dan terintegrasi,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga