Pemkot: Aturan Ganjil Genap Dinilai Hanya Menambah Persoalan Masyarakat

Pemkot: Aturan Ganjil Genap Dinilai Hanya Menambah Persoalan Masyarakat
Pelaksanaan Uji coba ganjil genap, pada beberapa waktu lalu. Foto: Sandi Nugraha
0 Komentar

BANDUNG – Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyebut bahwa pelaksanakan uji coba ganjil genap di dua ruas jalan Kota Bandung, yakni di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) yang di selenggarakan pada 14 – 16 Agustus kemarin dinilai kurang efektif.

Sebab menurutnya, sistem tersebut tidak efektif dilakukan di Kota Bandung.

“Jadi sampai hari ini, kita di Kota Bandung belum bicara (peraturan) itu, dan saya melihat condong tidak efektif,” ucap Oded di Balai Kota Bandung, Rabu (18/8)

Dengan adanya hal itu, Oded juga mengungkapkan bahwa pemberlakuan buka-tutup jalan yang diberlakukan beberapa bulan lalu dinilai lebih tepat jika dibandingkan dengan penerapan sistim ganjil-genap tersebut.

Baca Juga:Dikdik Preman Pensiun Door To Door ke Rumah Warga di Cikancung Bandung, Ada Apa?Nikita Mirzani Klarifikasi Kejadian Pemukulan: Gue Dipegangin

“Kalau menurut saya, kami di Kota Bandung bahwa Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), lebih efektif penutupan jalan,” ujarnya.

Sementara itu, ia juga mengatakan bahwa penerapan ganjil-genap tersebut hanya menambah persoalan baru bagi masyarakat.

“Ganjil genap itu kan repot juga, masyarakat juga tambah repot,” ungkapnya

“Dan kalau misalnya yang punya kendaraan cuma satu bagaimana? Kendaraan satu lalu kena ganjil-genap ya tidak bisa berangkat ya,” pungkasnya.

(Mg4/snd)

0 Komentar