SUMEDANG – Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang miliki potensi yang dapat dimanfaatkan.
Salah satu potensi di Desa Pasirnanjung yaitu adanya tanah carik yang dapat dibentuk menjadi perkebunan, lahan hijau untuk dinikmati wisatawan atau dibangunnya destinasi wisata.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Pasirnanjung, Caca Suardin. Ia menerangkan, pemanfaatan lahan di wilayahnya dapat menjadi potensi desa.
Baca Juga:Miris! Sejumlah Korban Longsor Sumedang Tak Mampu Lunasi Biaya KontrakanSiapkan Rp20 Miliar, Anggaran Proyek Revitalisasi Situ Rawa Kalong
Menurutnya, selain dapat menjadi pemasukan desa, perekonomian masyarakat juga bisa teratasi sebab pemberdayaannya langsung oleh warga.
“Ada tanah carik sekitar 8 atau 9 hektar luas tanahnya,” kata Caca kepada Jabar Ekspres saat ditemui di kantor desa pada Selasa (10/8).
Dalam pemaparannya, Caca menjelaskan, untuk pemanfaatan tanah carik tersebut, rencananya akan dibuat menjadi desa wisata.
“Pengennya jadi desa wisata, nanti bakal ditanami juga pohon sirsak, karena biar cocok sama suhu udara di sini,” ujar Caca.
Ia mengaku, sebelumnya tanah cari tersebut sebagian lahannya sempat ditanami pohon pisang, namun karena pasokan air yang minim dan cukup keringnya udara di Desa Pasirnanjung menbuat tanaman itu gagal panen.
“Persoalan sarana air di Desa Pasirnanjung juga jadi kendala. Tapi insyaAllah kalau masyarakat berikan amanah dan dukungan ke saya untuk lanjut memimpin akan dibuat sumur sibel,” imbuhnya.
Diketahui, sumur sibel merupakan jenis sumur yang mesin pompanya secara keseluruhan berada di dalam sumur, bukan di permukaan. (bas)
