Kecamatan Cikancung Bandung Dapat Pasokan Telur Ayam untuk Warga Isoman

Penyaluran bantuan dari Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung kepada warga, beberapa waktu lalu.
Penyaluran bantuan dari Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung kepada warga, beberapa waktu lalu.
0 Komentar

CIKANCUNG – Pandemi Covid-19 di Tanah Air belum usai, akibatnya sampai saat ini telah banyak masyarakat yang perlu isolasi mandiri karena terpapar positif.

Kebutuhan pangan selama masa isolasi mandiri terkadang menjadi tantangan bagi pemerintah termasuk tingkat kecamatan hingga desa.

Sebab, selain terbatasnya anggaran untuk penanganan Covid-19, bertambahnya jumlah terpapar positif semakin banyak.

Baca Juga:DPRD Kabupaten Sumedang Sebut Edukasi Soal Vaksin Sangat PentingPenggali Makam di TPU Kihapit Terima Bantuan Pemkot Cimahi

Terkait hal itu, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung dapat sedikit menghela nafas dalam memberi bantuan ketahanan pangan bagi warga yang isolasi mandiri.

“Untuk mengurangi resiko yang isoman (isolasi mandiri), kita ada kontribusi dari PT CPI (Charoen Pokphand Indonesia),” kata Camat Cikancung, Maksum kepada Jabar Ekspres melalui panggilan telepon, Rabu (28/7).

Maksum menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh PT CPI kepada Kecamatan Cikancung tersebut berupa telur ayam.

“Masukan dari PT CPI bantuan telur, mungkin jumlahnya kurang lebih empat ribu (butir telur),” ujar Maksum.

Ia menerangkan, dalam pendistribusian telur ayam akan dilakukan dengan sangat teliti dan hati-hati.

“Kita pun cari sasaran harus yang tepat, terutama di zona-zona merah atau masyarakat yang isolasi mandiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Maksum menuturkan, untuk jadwal penyaluran telur ayam tersebut masih menunggu data survei lapangan dari tim Satgas Covid-19 agar tepat sasaran.

Baca Juga:Relokasi Korban Longsor Sumedang Lambat, DPRD Minta Penjelasan PemdaKetersediaan Tabung Oksigen Puskesmas Sawahdadap Masih Cukup

“Kita sedang mempersiapkan sasaran dengan desa dan juga yang terkait di tingkat desa, supaya bantuan ini betul-betul terasa oleh yang membutuhkan, terutama yang isoman,” tutup Maksum. (bas)

0 Komentar