oleh

Timbunan Sampah di Lembang Ganggu Pemandangan

LEMBANG – Masyarakat dan pengendara yang melintas di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, terganggu dengan adanya timbunan sampah di pinggir Jalan Baru Ajak, Kecamatan Lembang.

Sampah-sampah itu tepatnya berada di dekat tempat wisata Floating Market. Tumpukan sampah bekas bungkus makanan hingga popok bayi yang terbungkus kantong plastik, bahkan sebagian menghalangi jalan juga menimbulkan bau tak sedap.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga setempat lantaran menyebabkan Lembang menjadi kumuh. Padahal Lembang merupakan kawasan wisata yang jadi primadona wisatawan asal Jakarta dan sekitarnya.

Baca Juga:  Revitalisasi Pasar Tagog Diprediksi Rampung Lebih Cepat

“Kami menemukan banyak sekali sampah, persoalan ini harus segera diatasi agar lokasi benar-benar terbebas dari sampah,” kata Anggota Satgas Citarum Harum sektor 22 sub 16, Serma Dodi Chandra, Minggu (25/7).

Pihaknya berjanji akan mencari terduga pelaku pembuang sampah karena ditemukan barang bukti berupa bekas bungkusan plastik yang tertera nama dan alamat penerima paket online. Pelaku bakal terancam hukuman tindak pidana ringan (tipiring).

Baca Juga:  Tiga Kecamatan di KBB Nihil Penambahan Kasus Covid-19

“Setelah membersihkan sampah ini, dilanjutkan penangkapan pelaku pembuang sampah, untuk data-datanya sudah kami simpan. Pasti ditindak dan diberikan sanksi sesuai Perda atau tipiring,” jelasnya.

Sebelumnya, petugas sudah memberikan sanksi kepada salah satu pelaku pembuang sampah di Jalan Kolonel Masturi. Sebagai efek jera, pelaku dikenai sanksi sosial berupa membersihkan sampah selama 14 hari ditambah permohonan maaf kepada 150 kepala keluarga di sekitar tempat tinggal pelaku berdomisili.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga