Ngatiyana: Soal Vaksin Jangan Pedulikan Berita Hoaks

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (kanan) dan Ketua Kwartir Pramuka Jabar, Atalia Praratya (kiri) berikan simbolis pada dua remaja setelah mendapatkan suntikan dosis vaksin, Cimahi Technopark, Jumat (16/7). (Intan Aida/Jabar Ekspres).
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana (kanan) dan Ketua Kwartir Pramuka Jabar, Atalia Praratya (kiri) berikan simbolis pada dua remaja setelah mendapatkan suntikan dosis vaksin, Cimahi Technopark, Jumat (16/7). (Intan Aida/Jabar Ekspres).
0 Komentar

CIMAHI – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengimbau, masyarakat dan media jangan memberikan kabar untuk menakut-nakuti masyarakat soal vaksin yang mengakibatkan dampak yang negatif.

Hal tersebut diungkapkannya dalam kegiatan sentra vaksinasi Covid-19 yang diadakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Cimahi, di Cimahi Technopark, Jumat (16/7).

“Jangan ada lagi berita-berita yang tidak benar atau hoaks, seperti vaksin untuk anak-anak kita harus beri pengertian bahwa vaksin itu adalah untuk menjaga diri kita baik dari kekebalan maupun imun tubuh,” ujar Ngatiyana, Jumat (16/7).

Baca Juga:Cukup Beragam, Potensi Desa Nanjung Mekar, Bagini Penjelasan SekdesTinjau Sentra Vaksinasi di Kota Cimahi, Atalia Praratya Bilang Begini

Ia mengatakan, tujuan dari vaksin tersebut yakni untuk mempertahankan tubuh dari serangan Covid-19.

“Saya harap tujuan dari vaksin tersebut, jangan diputar balikan berita-beritanya, dan rekan-rekan semuanya kadang kala suka diputarbalikan,” terangnya.

Kemudian, Ngatiyana memaparkan, masyarakat yang sudah dapat dosis vaksin, setidaknya bakal memiliki kekebalan tubuh lebih saat menghadapi paparan Covid-19.

Selain itu dirinya berharap, masalah vaksin tak perlu disalah artikan, “Vaksin ini saya tegaskan halal dan aman, masih ada berita-berita hoaks yang tidak benar, yaitu perlu adanya diskronisasi,” tutupnya. (mg5)

0 Komentar