PPKM Darurat, Pemkab Bandung Ikuti Pemerintah Pusat

PPKM Darurat, Pemkab Bandung Ikuti Pemerintah Pusat
Foto Ilustrasi : Fokopimda Kabupaten Bandung pantau posko PPKM Darurat
0 Komentar

SOREANG – Berdasarkan evaluasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), peningkatan kasus Covid 19 di Jawa Barat meningkat, namun tingkat kesembuhannya lebih tinggi dan keterisian tempat tidur mencapai 82 persen. Hal tersebut dikatakan Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Dikatakan Kang DS –panggilan akrab Dadang Supriatna– mengatakan, terkait wacana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, pihaknya akan mengikuti keputusan pemerintah pusat.

“Kaitan dengan wacana perpanjangan PPKM Darurat. Pemerintah daerah mengikuti instruksi dari pemerintah pusat saja, apabila PPKM harus diperpanjang, maka kami pun siap,” kata Kang DS saat di konfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (14/7).

Baca Juga:Kapolsek Sukmajaya Tegaskan Kesehatan Masyarakat Adalah PrioritasTakut Suntik Sampai Dipaksa Ibu, Begini Kesan Pelajar Bandung yang Vaksinasi Agar Bisa Sekolah Tatap Muka

Selain itu, Pemkab Bandung rencananya akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di 49 desa pada 28 Juli mendatang. Apabila PPKM Darurat diperpanjang, lanjut Kang DS, berdasarkan surat dari Mendagri tertulis selama PPKM darurat itu tidak ada pelaksanaan Pilkades Serentak maupun Pilkades PAW.

“Kan nanti disesuaikan saja, karena ini bencana nasional, saya juga dari pemerintah daerah tidak bisa mengambil langkah sepihak, semua berdasarkan instruksi dari pusat,” ungkap Dadang.

Oleh karena itu, lanjut Kang DS, pihaknya menargetkan 31 ribu orang bisa divaksin Covid 19 dalam sehari, Pemerintah Kabupaten Bandung minta support dari kementerian dan Provinsi Jawa Barat untuk pengadaan pasokan vaksin Covid 19.

Dikatakan Kang DS, bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung sudah menyediakan tenaga kesehatan sebanyak 20 tim, yang akan memberikan vaksin kepada masyarakat Kabupaten Bandung. Kata Dadang, diperkirakan per harinya bisa mencapai 31 ribu sasaran.

“Pada Desember 2021, pemerintah daerah dengan TNI, Polri bersepakat, minimal 80 persen warga Kabupaten Bandung bisa melaksanakan vaksinasi Covid 19,” kata Kang DS.

Dijelaskan Kang DS, Kabupaten Bandung hanya disupport dua ribu vial atau sekitar 20 ribu dosis vaksin. Kata Dadang, jumlah tersebut masih kurang.

“Ketersediaan harus dimaksimalkan, sehingga mohon bantuan dan support untuk pengadaan vaksinnya,” tutup Kang DS. (yul)

0 Komentar