Sudah Masuk, Varian Delta Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Bandung

Sudah Masuk, Varian Delta Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Bandung
0 Komentar

BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung membenarkan bahwa virus Covid-19 varian Delta memiliki kecepatan untuk menginfeksi lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya.

“Yang harus kita waspadai, ini (varian delta) lebih cepat. Makanya kenapa pemerintah pusat akhirnya menetapkan PPKM darurat dan lain sebagainya karena itu,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiani, Jumat (9/7).

“‎Delta ini, informasinya berbeda dengan yang sebelumnya. Kalau sebelumnya kan dengan masker yang biasa bisa tertahan, kenapa harus double itu memang dari WHO ya. Masker itu masih ada celah, jadi harus rapat,” sambungnya.

Baca Juga:Warga Non-DTKS di Kota Bandung Akan Mendapatkan BLT Rp.500 RibuPenuh Pesona, Ini 6 Karakter Bad Boy Favorit di Drama Korea

Saat ini virus Covid-19 varian Delta sudah terdeteksi keberadaannya di Kota Bandung. Rosye mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M dengan disiplin, karena hal tersebut sangat efektif untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Sudah (masuk), jadi gini kita tahu ini varian delta dari tes. Ketika kenaikan kasus yang luar biasa, kalau tidak salah 20 Juni,” katanya.

Dinkes Kota Bandung kemudian mengirimkan sampel ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) karena mereka yang bisa melakukan pemeriksaan, dengan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa varian Delta telah tersebar di wilayah Kota Bandung.

“Ternyata dari sampel yang kita kirimkan, dari 25 sampel kemarin baru selesai 13 sampel yang selesai dan ternyata 11 adalah varian Delta,” ungkapnya.

Rosye menduga, virus Covid-19 varian Delta yang menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bandung.

“Jadi bukan karena lebaran juga atau memang saat lebaran yang dari sana terus bawa ke dalem (Bandung),” pungkasnya.
(MG8)

0 Komentar