BANDUNG – Vaksinasi untuk lansia di Kota Bandung saat ini masih jauh dari target. Berdasarkan data dari covid19.bandung.go.id , vaksinasi untuk lansia tahap satu baru 35,5 persen dan untuk tahap dua baru mencapai 31,1 persen dari total target sasaran 305.666 lansia.
Maka dari itu, untuk mempercepat proses vaksinasi untuk lansia, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerjasama dengan Kelurahan Merdeka, Puskesmas Tamblong dan Karang Taruna Merdeka melaksanakan vaksinasi untuk lansia serta dilakukan program jemput bola.
“Ada program jemput bola oleh kewilayahan di sini. Hari ini ada 208 kurang lebih lansia di sini, di jaring dari kewilayahan. Besok juga diangka seperti itu,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Prosus Inten, Jl. Belitung No. 3, Jumat (9/7).
Baca Juga:Harus Ada Menteri yang Bertanggung Jawab Atas Kedatangan TKADinkes Depok Harapkan Bantuan Oksigen Segera Tersalurkan
Yana mengatakan karena vaksin untuk lansia ada masa kadaluarsanya, ia pun meminta kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan jatah vaksin yang masih ada kepada yang lebih diprioritaskan.
“Jadi kan saya memang minta ke Dinas Kesehatan karena vaksin untuk lansia ini ada expirednya, jadi coba ke yang lain dulu,” katanya.
Proses vaksinasi di Kota Bandung terus berjalan dan tersebar di beberapa tempat. Yana berharap target vaksinasi kepada 2 juta penduduk Kota Bandung dapat segera cepat dilakukan, sehingga herd immunity atau kekebalan kelompok di Kota Bandung segera terbentuk.
“Mudah-mudahan dengan dilakukan (vaksinasi) per wilayah, per RT, RW, atau per Kelurahan dapat membentuk kekebalan kelompok di satu komunitas itu, dan mudah-mudah dengan itu secara teori sih insyaAllah pandemi Covid-19 selesai,” pungkasnya.
(MG8/nur)
