Kerajaan Arab Saudi Menutup 1.672 Masjid Semenjak Penularan Covid-19 Meningkat

Dalam file foto yang diambil pada 31 Mei 2020 ini, jamaah Muslim Saudi mengamati jarak aman saat mereka melakukan salat Zuhur di masjid Al-Rajhi di ibu kota Riyadh. foto berkas AFP
Dalam file foto yang diambil pada 31 Mei 2020 ini, jamaah Muslim Saudi mengamati jarak aman saat mereka melakukan salat Zuhur di masjid Al-Rajhi di ibu kota Riyadh. foto berkas AFP
0 Komentar

ARAB SAUDI – Kementerian Agama, Dakwah, dan Bimbingan Islam menerapkan aturan yang sangat ketat terhadap masjid-masjid yang ada di negara petro dolar itu.

Aturan ini diterapkan, setelah kasus Covid-19 yang terus meningkat. Bahkan, baru-baru ini masjid-masjid seluruh Arab Saudi ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi.

Ada sekitar 1.672 masjid yang ditutup semenjak penularan Covid-19 yang terus meningkat. Namun, setelah mereda masjid-masid itu, kini sudah dibuka kembali.

Baca Juga:Ngatiyana Larang Resepsi Pernikahan, Akad Nikah Cukup 30 OrangKhawatir Ada Pergerakan Warga, Perberbedaan Jam Operasional Tempat Usaha Jadi Kendala

Kementerian mendesak jamaah dan karyawan untuk mengikuti langkah-langkah pencegahan, termasuk mengenakan masker wajah, menggunakan sajadah mereka sendiri dan menjaga jarak sosial.

Protokol kesehatan di masjid-masjid di seluruh Kerajaan telah diperbarui mengingat perkembangan pandemi.

Kementerian mengatakan, semua tindakan pencegahan harus diambil, termasuk mengenakan masker, membawa permadani untuk penggunaan pribadi, menghindari keramaian saat masuk dan meninggalkan masjid, dan menjaga jarak 1,5 meter antara jamaah. (arabnews.com)

0 Komentar