BANDUNG – Saat ini setiap kegiatan yang menciptakan kerumunan dan minim menjaga jarak dikhawatirkan akan mempercepat penularan Covid-19.
Apalagi ketika kita abai terhadap protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker atau tidak mencuci tangan saat memegang sesuatu.
Salah satu upaya yang dilakukan SMP Assalaam di Kota Bandung untuk mencegah terjadinya kerumunan saat kedatangan dan kepulangan siswa dari sekolah adalah membagi jam masuk siswa dan kepulangannya.
Baca Juga:Pemprov Jabar Klaim Sudah Bebaskan Lahan Tol CisumdawuGawat! Keterisian Tempat Tidur di RSHS Semakin Menipis
Sekolah yang bertempat di gedung tiga lantai tersebut juga menyediakan petugas di setiap lantai, untuk memantau pergerakan siswa dan mencegah kerumunan.
“Ini juga di sini ada yang jaga untuk mengontrol siswa keluar masuk, jadi tiap lantai ada koordinatornya,” ujar Humas sekaligus Wakil Kepala Sekolah SMP Assalaam, Tirta Utama Somantri, Rabu (16/6).
Tirta menjelaskan bahwa saat jam siswa untuk pulang, setiap guru di kelas akan melakukan koordinasi dengan petugas yang berjaga di luar kelas via pesan whatsapp.
“Nanti sebelum pulang koordinasi dulu nih via wa atau telepon, kelas mana dulu yang akan pulang, agar pas pulang juga tidak berkerumun gitu,” tuturnya.
Selain itu, Tirta menyebut bahwa selain menyediakan petugas, fasilitas umum sekolah juga menjadi hal utama yang sudah dipersiapkan.
“Utamanya kita di fasilitas dulu, jalur masuk dan keluar, supaya anak-anak terlatih untuk jaga jarak, pokoknya untuk menerapkan prokes di sekolah lah. Kita juga sudah ada tempat cuci tangan di beberapa titik dan hand sanitizer sudah ada di setiap ruangan,” pungkasnya.
(MG8)
