oleh

Masih Rendah, Pendapatan per Kapita Kabupaten Bandung, Begini Solusi Wabup

Kolaborasi antara seni budaya dengan pariwisata menurut Sahrul akan bisa terwujud jika pemerintah memiliki database yang lengkap terkait semua potensi seni budaya yang bisa dikembangkan seperti data sanggar-sanggar seni atau paguyuban yang aktif.

Lalu, data kesenian dan senimannya, data makanan khas daerah, dan hal lain yang berkaitan dengan itu.

Pria yang memang terkenal sebagai public figure itu mencontohkan, beberapa waktu lalu sahabat lamanya, artis Happy Salma datang ke kediamannya dan memintanya membantu mencari talent untuk project film berbahasa sunda yang berlatar suasana tahun 50-an.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bandung Akui Vaksinasi Pelajar Masih Cukup Jauh dari Target

Hanya saja, sangat disayangkan di Kabupaten Bandung ternyata belum ada database yang lengkap yang bisa memudahkannya mencari talent itu.

“Tradisi itu sesungguhnya menjadi kekayaan kita dan kita harus memiliki database yang kuat. Kalau terdata semuanya kan misalnya kalau ada yang nyari untuk syuting misalnya kan tinggal nanya ke dinas terkait, baik talent atau kostum kan gampang menghubunginya,” kata Sahrul.

Selain database, untuk memajukan seni budaya juga diperlukan pengakuan (apresiasi) dan regenerasi, lanjut Sahrul, karena selama ini banyak generasi muda justru tidak mengenal tradisi dan seni budaya di wilayahnya.

Baca Juga:  Pakai Modus COD, Residivis Curas Kembali Melakukan Aksinya

Di situlah pentingnya ada database untuk melakukan pembinaan dan kalaupun ada bantuan untuk para seniman dan budayawan itu akan tepat sasaran.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga