oleh

Ridwan Kamil: Segala Jenis Mudik Dilarang!

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan segala jenis mudik dilarang termasuk aktivitas di wilayah aglomerasi.

“Jadi aglomerasi itu diizinkan hanya kegiatan produktivitas. Orang tinggal di Cimahi kerja di Bandung tidak akan dirazia, tidak akan disekat. Tapi tidak boleh dijadikan alasan untuk mudik,” tegas Emil sapaannya saat ditemui usai rapat koordinasi di Makodam III Siliwangi, Jumat (7/5).

Emil mengatakan guna mengetahui pengendara hendak mudik atau berkegiatan di wilayah aglomerasi, petugas gabungan nantinya akan memilah. Pengendara yang terlihat hendak mudik atau terbukti akan mudik itu bakalan dipulangkan.

“Jadi kami dari satgas akan melakukan upaya juga memilah mana yang terlihat beberengkes, kira-kira begitu. Mau mudik kira larang,” tuturnya.

“Mudik intinya dilarang, tidak ada istilah mudik lokal. Kita koreksi, semua jenis mudik di aglomerasi, inter-aglomerasi, inter-kota, inter-provinsi juga dilarang,” kata Emil menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Emil juga menyampaikan jika saat ini sudah ada 22 ribu kendaraan yang berhasil diputarbalikkan selama dua hari dalam penyekatan kendaraan saat pelarangan mudik sudah dimulai di Jabar.

“Per hari ini Polda Jawa Barat memutarbalikkan 11 ribu kendaraan. Selama dua hari terakhir sudah 22 ribu yang diputar balik karena ketahuan curi-curi mudik dari total dua hari 64 ribu kendaraan yang dirazia atau diperiksa,” paparnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga