oleh

Pengusaha Mesti Bayar THR Secara Penuh, Begini Permintaan Bupati Sumedang

SUMEDANG – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, hingga saat ini belum ada perusahaan yang melaporkan tidak sanggup membayar THR Lebaran 2021.

Lebaran tahun ini setiap perusahaan diminta dapat memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) secara tunai alias tanpa dicicil.

“Sampai hari ini belum ada pengaduan yang masuk terkait dengan ketidakmampuan perusahaan membayar THR,” kata Dony kepada wartawan di PT Kahatex, Selasa (4/5).

Baca Juga:  Capai 37 Kasus, 4 Anak di Cimahi Meninggal Terserang DBD

Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan dari Disnakertrans. Pihaknya akan menunggu hingga batas akhir pelaporan, yaitu pada H-7 Lebaran.

Meski demikian, Bupati mengimbau kepada para pengusaha agar membayar THR kepada pekerja secara penuh, maksimal H-7 Lebaran.

Dalam pemaparannya, Dony memberikan keringanan bagi perusahaan yang terdampak pandemi Covid-19 untuk melakukan perundingan dengan karyawannya.

Hal itu diharapkan agar pengusaha mendapatkan kelonggaran waktu dalam pembayaran THR.

Baca Juga:  Kunjungi KPP RI, Komisi II Konsultasikan Program Permodalan Bagi Nelayan Jawa Barat

Bupati menerangkan, Pemerintah Kabupaten Sumedang katanya akan mendirikan posko pengaduan terhadap buruh yang tidak mendapatkan THR.

“Yang merasa belum mendapatkan THR bisa datang ke posko pengaduan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua APINDO Kabupaten Sumedang, Luddy Sutedja mengaku, ada perusahaan yang kesulitan dalam membayar THR kepada karyawannya.

“Dan yang tidak kesulitan tentunya membutuhkan waktu untuk melakukan dialog atau perundingan secara bipartit dengan pekerja atau buruh,” imbuh Luddy.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga