oleh

Ngatiyana Beber Hasil Evaluasi PPKM Mikro Jelang Idul Fitri di Cimahi, Begini Katanya

CIMAHI – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melakukan rapat kembali soal PPKM Mikro di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Senin (3/5).

Rapat PPKM Mikro dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satgas Covid-19 Cimahi dan Kepala Dinas terkait.

Dari hasil rapat tersebut Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, perencanaan serta penyekatan mudik bagi warga Kota Cimahi dan pendatang yang akan masuk ke dalam kota bakal dilanjutkan.

Baca Juga:  Kemendag Siapkan Aturan Perdagangan Online

“Kami bersama Forkopimda dalam hal ini dengan Kapolres Kota Cimahi sudah mengadakan koordinasi bahwa tentang penyekatan-penyekatan dan termasuk pos-pos yang menjadi titik di Kota Cimahi, jadi kita melakukan penyekatan oleh TNI dan Polisi kemudian juga Satpol PP,” ujarnya kepada wartawan, di Aula Gedung A Pemkot Cimahi, Senin (3/5).

Ngatiyana juga menyebutkan, soal larangan kepada masyarakat yang akan melaksanakan salat tarawih, serta bakal ada ketentuan bahwa salat Ied bisa dilaksanakan di masjid-masjid di dalam wilayah Kota Cimahi.

Baca Juga:  Lurah Wanareja Subang ¬†Larang Warganya Pulang Kampung

“Bagi yang zona hijau dan kuning bisa dilaksanakan di masjid-masjid, dan sebagainya. Kalau zona orange dan zona merah shalat Idul Fitri dilaksanakan di rumah masing-masing. Termasuk mungkin jalan yang terbuka tetapi hanya 50 persen, tidak melakukan secara besar-besaran,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga